Bandanaira,PenaKita.Info- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira melaksanakan tes urine bagi petugas dan Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini serta penguatan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemasyarakatan, Jumat (8/5).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai tersebut dilaksanakan di Blok Hunia Lapas Bandanaira. Kegiatan tersebut melibatkan petugas kesehatan Lapas yang bersinergi dengan Polsek Banda dan Koramil 1502-01/Banda.
Pelaksanaan tes urine ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait Pelaksanaan Ikrar dan Penguatan Pengawasan Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan.
Sebanyak 43 yang mengikuti tes urine, terdiri dari 26 pegawai dan 17 Warga Binaan. Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
Pelaksana Harian Bandanaira, Amier Azan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
"Tes urine ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami untuk memastikan lingkungan Lapas Bandanaira tetap bersih dari narkoba. Pengawasan dan pembinaan akan terus kami tingkatkan secara konsisten," ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi dengan TNI dan Polri menjadi langkah penting dalam memperkuat pengawasan serta pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam Lapas.
Sebagai tindak lanjut, Lapas Bandanaira akan terus melaksanakan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap petugas maupun Warga Binaan. Selain itu, kegiatan deteksi dini dan pengawasan akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan guna memastikan lingkungan Lapas Bandanaira tetap kondusif dan bebas dari narkoba.
