masukkan script iklan disini
CANDUANG, KOTO LAWEH,Penakita.info –
Di tengah kekayaan alam dan semangat warga yang tak pernah padam, nama R. Datuk Rumah Sati Sikumbang kini kembali menjadi sumber harapan utama bagi daerah asalnya.
Tokoh adat yang dikenal tegas, jujur, dan selalu menjunjung tinggi prinsip keterbukaan serta tanggung jawab ini, akhirnya memutuskan untuk pulang kampung setelah memiliki pengalaman luas berorganisasi di tingkat lokal hingga nasional. Baginya, kepulangan ini bukan sekadar kembali ke tempat asal, melainkan membawa tekad kuat: memajukan kampung halaman, mengangkat taraf hidup masyarakat, dan mengubah segala potensi yang belum terolah menjadi kesejahteraan nyata bagi seluruh warga.
Sebagai sosok yang tak segan menyampaikan kebenaran sesuai fakta di lapangan, R. Datuk Rumah Sati Sikumbang melihat langsung beragam tantangan yang dihadapi masyarakat. Namun di sisi lain, ia pun menyadari satu hal penting: wilayah Canduang Koto Laweh sebenarnya memiliki karunia luar biasa, mulai dari sumber daya alam yang melimpah, tenaga kerja yang berpotensi, hingga berbagai keunggulan lain yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Menurut pandangannya, kekayaan tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa memberi manfaat, sementara masyarakat masih harus bersusah payah memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari pemikiran itulah, muncul gagasan besar yang kini telah terwujud nyata. Berkat keahlian, ketegasan, dan pandangan jauh ke depan yang dimilikinya, ia berinisiatif mendirikan Koperasi LBH Canduang Koto Laweh.
Langkah ini bukan sekadar membentuk lembaga ekonomi biasa, melainkan wujud nyata dari tanggung jawab moral, sosial, dan ekonomi yang diembannya sebagai putra daerah. Tujuannya adalah menyatukan kembali warga dari berbagai latar belakang, menggabungkan tenaga dan pikiran dalam satu wadah koperasi yang kuat, mandiri, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat banyak.
Tidak hanya berperan mendirikan, R. Datuk Rumah Sati Sikumbang juga ikut serta menyusun susunan pengurus koperasi dengan sangat cermat dan penuh pertimbangan. Baginya, struktur organisasi ini adalah cerminan amanah yang wajib dijalankan dengan jujur dan bertanggung jawab, mencakup segala aspek kehidupan, baik ekonomi, sosial budaya, maupun nilai-nilai adat yang luhur.
Ia ingin memastikan koperasi ini berjalan tidak hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi benar-benar menjadi sarana pemersatu, penopang ekonomi warga, serta penggerak kemajuan daerah.
“Canduang memiliki segalanya. Alamnya berlimpah, rakyatnya pekerja keras. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengelolanya dengan jujur, terbuka, dan saling percaya. Koperasi ini adalah bukti kita bisa mandiri, bekerja sama, dan mewujudkan kehidupan yang makmur dan sejahtera,” ujar R. Datuk Rumah Sati Sikumbang dengan ciri khas bicaranya yang lugas dan tegas namun tetap hangat.
Kini, Koperasi LBH Canduang Koto Laweh berdiri kokoh sebagai lambang kebangkitan daerah. Di balik berdirinya lembaga ini, tersimpan kisah perjuangan seorang tokoh yang tak melupakan asal-usulnya, berani berkata jujur demi kebenaran, dan percaya bahwa masa depan Canduang ada di tangan anak-anaknya sendiri.
Di bawah bimbingan dan kepemimpinan R. Datuk Rumah Sati Sikumbang, harapan baru kini terbuka lebar: kelak setiap jengkal tanah Canduang akan memberikan hasil yang manis, dan seluruh warganya dapat menikmati hidup yang sejahtera, bersatu, serta bermartabat.
Sebuah langkah kecil yang tumbuh dari rasa cinta tanah air, namun membawa dampak yang sangat besar. Canduang mulai bangkit kembali, karena ada sosok yang berani pulang, berani memimpin, dan berjuang tanpa henti demi kebaikan bersama.
(YamanLbs)

