• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Rakorwil Syarikat Islam Sumbar di Padang Panjang: Konsolidasi Menuju Kongres Ke-42, Perkuat Kedaulatan Ekonomi Lewat Gambir & Koperasi

    Minggu, 21 Juni 2026, Juni 21, 2026 WIB Last Updated 2026-06-21T12:20:12Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Padang Panjang,Penakita.info – 

    Rapat Koordinasi Wilayah dan Cabang Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Sumatera Barat Tahun 2026 resmi digelar di Kota Padang Panjang, Sabtu (20/6/2026). Acara ini mengusung tema utama: “Konsolidasi Terpadu dan Pemantapan Kinerja SI Sumbar dalam Menyongsong Kongres Nasional Ke-42 Syarikat Islam Tahun 2026”.
     

    Di bawah kepemimpinan Ketua DPW SI Sumatera Barat, Kombes Polisi (Purn) Mukhlis Mansyur, S.I.K., dan Ketua Harian Dra. Marsenany M.M, pertemuan ini menjadi ajang pemantapan arah kebijakan, evaluasi perjalanan organisasi, serta penyatuan langkah seluruh jajaran dari 15 Cabang di seluruh wilayah Sumatera Barat. Dihadiri unsur Dewan Wilayah, Ketua DPC, pengurus, dan wakil dari setiap cabang, pengurus SEMMI wilayah serta undangan. 
     
    Ketua Harian Dra. Marsenany M.M menegaskan bahwa rapat ini bertujuan menyatukan visi dan langkah kerja. Fokus utama yang disepakati meliputi pengembangan ekspor komoditas gambir, pendirian Koperasi Mandiri Syarikat Islam di tingkat Wilayah maupun Cabang, serta penguatan sistem koordinasi vertikal dan horizontal di seluruh jajaran serta hal penting lainnya.
     
    Rahmat Saleh, narasumber utama menyampaikan pemaparan mendalam terkait strategi pengembangan ekonomi syarikat Islam. 

    Ia menegaskan, Sumatera Barat menyumbang sekitar 80 persen produksi gambir dunia, namun harga jualnya sepenuhnya ditentukan oleh pihak luar negeri.

    Menurutnya membuktikan bahwa dalam era globalisasi tidak semua hal boleh berjalan bebas tanpa aturan — harus ada kedaulatan ekonomi dan kepatuhan terhadap regulasi yang melindungi kepentingan daerah.
     
    Rahmat Saleh menegaskan perlu terobosan menghadapi sehingga tidak boleh terus didikte oleh pihak asing. Harus ada langkah nyata agar kekayaan alam ini benar-benar menjadi berkah penuh bagi petani, anggota, dan masyarakat luas, dengan 3 langkah;
     
    1. Penegakan regulasi dan aturan yang berlaku, didukung tekad kuat dan komitmen politik dari Pemerintah Daerah.
    2. Kemitraan strategis atau pola “kawin” kerja sama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan pihak swasta serta pemangku kepentingan lain.
    3. Pelaksanaan hilirisasi yang disadari memerlukan waktu panjang namun harus dimulai secara terencana dan konsisten mulai saat ini.

    Sebagai langkah nyata dalam konsolidasi dan pemantapan kinerja, acara ini pun ditandai dengan peresmian proses pendirian Koperasi Mandiri Syarikat Islam Sumatera Barat. Prinsip pengelolaannya ditetapkan harus profesional, berintegritas tinggi, jujur, terbuka, dan menerapkan sistem manajemen terbuka.
     
    Modal usaha bersumber sepenuhnya dari keanggotaan, dengan harapan iuran anggota sebesar Rp 150.000,- per tahun. Seluruh pengurus di tingkat cabang otomatis masuk sebagai anggota koperasi wilayah.

    Bidang usaha yang akan dikembangkan tidak terbatas hanya pada gambir, tetapi juga mencakup budidaya magot, pengolahan hasil bumi, dan berbagai potensi usaha halal lain yang menguntungkan.
     
    Ketua Syarikat Islam Bukittinggi dalam pandangannya menegaskan: “Kunci keberhasilan ada pada disiplin dan penguatan sistem manajemen. Jangan mencari alasan kegagalan dengan menyalahkan pihak lain atau pemerintah.” 

    Sementara itu Ketua Syarikat Islam Agam optimis bahwa potensi gambir akan memberikan hasil luar biasa jika dikelola dengan manajemen yang rapi dan berkelanjutan.
     
    Hasil langsung dari rapat ini adalah pembentukan Tim Formatur Pendirian Koperasi. Target kerja ditetapkan: pada akhir Agustus 2026 nanti harus sudah ada mandat lengkap dan persiapan matang menyambut Kongres Nasional ke-42.

    Berbagai pertanyaan peserta terkait syarat, ketentuan, serta isi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga juga telah dibahas tuntas dalam suasana musyawarah yang hangat.
     
    Di tengah semangat raker, suasana berubah hening dan penuh haru saat dibacakan berita duka cita mendalam. Seluruh jajaran di bawah pimpinan Kombes Pol (Purn) Mukhlis Mansyur turut berduka cita atas berpulangnya salah satu dari keluarga  delegasi  yang merupakan bagian dari rombongan Syarikat Islam Tanah Datar dan Sijunjung.

    Beliau berpulang ke Rahmatullah tepat saat rombongan sedang dalam perjalanan menuju lokasi acara, Sabtu sore itu.
     
    Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dengan tempat yang paling mulia, segala amal kebaikannya diterima, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan yang luas, ujar Ketua. MPW SI penuh sedih dan haru
     
    Rakorwil ditutup dengan tekad bersama, melangkah maju dalam satu barisan, memperkuat setiap jengkal organisasi, dan memantapkan seluruh kinerja demi kesuksesan Kongres Nasional ke-42 serta mewujudkan kemandirian ekonomi umat Sumatera Barat.
     
     (YamanLbs)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Politik

    +