• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Gandeng Pos SAR Banda, Lapas Bandanaira Gelar Sosialisasi dan Simulasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi

    Jumat, 15 Mei 2026, Mei 15, 2026 WIB Last Updated 2026-05-15T05:47:45Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Bandanaira,Penakita.info-
     Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira bekerja sama dengan Pos SAR Banda melaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana gempa bumi bagi Warga Binaan, Kamis (14/5). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, sekaligus menjadi bagian dari proyek aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) salah satu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan LXII Gelombang XVII Tahun 2026.

    ‎Kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, prosedur evakuasi darurat, hingga penentuan titik kumpul aman. Setelah pemberian materi, seluruh peserta mengikuti simulasi evakuasi yang dipandu langsung oleh personel Pos SAR Banda.

    ‎Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan Pemasyarakatan, khususnya mengingat wilayah Banda termasuk daerah yang rawan gempa bumi.

    ‎"Kegiatan ini sangat positif karena memberikan pemahaman kepada Warga Binaan tentang cara bertindak cepat dan tepat saat terjadi gempa bumi. Selain meningkatkan kesiapsiagaan, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi agar seluruh penghuni Lapas tetap tenang dan mampu melakukan evakuasi secara tertib ketika menghadapi situasi darurat," ujar Amier.

    ‎Ia juga mengapresiasi sinergi bersama Pos SAR Banda yang telah memberikan edukasi dan pendamping secara langsung kepada Warga Binaan.

    ‎Sementara itu, salah satu narasumber dari Pos SAR Banda, Suhartati, menjelaskan bahwa mitigasi bencana harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan Lapas, agar risiko korban dapat diminimalisir apabila terjadi bencana.

    ‎"Hal terpenting saat terjadi gempa bumi adalah jangan panik. Lindungi diri terlebih dahulu, jauhi benda-benda yang berpotensi jatuh, dan setelah situasi memungkinkan segera lakukan evakuasi menuju titik aman secara tertib. melalui latihan seperti ini, kami berharap masyarakat, termasuk Warga Binaan, lebih siap menghadapi keadaan darurat," jelasnya. 

    ‎Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari Warga Binaan yang mengikuti sosialisasi dan simulasi. Salah seorang Warga Binaan,Topan, mengaku senang karena memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru terkait penanganan bencana gempa bumi.

    ‎"Kami merasa kegiatan ini sangat bermanfaat karena sebelumnya belum memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat gempa. Dengan adanya simulasi langsung, kami jadi lebih mengerti apa yang harus dilakukan dan tidak mudah panik ketika menghadapi situasi darurat," ungkapnya. 

    ‎Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Warga Binaan Lapas Bandanaira semakin siap dan sigap dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya gempa bumi, sehingga tercipta lingkungan Lapas yang aman dan tanggap bencana.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini