• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    AKP. Saherman,SH., Kapolsek Tilatang Kamang: Agama dan Adat Minangkabau Harus Berjalan Beriringan

    Minggu, 10 Mei 2026, Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T02:36:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    AGAM,Sergap24.info – 

    Sebuah suasana penuh kebahagiaan dan haru mewarnai  Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah (PPTI) Gobah V Surau. Berlangsungnya acara Penyerahan Ijazah ke-XXXII, Wisuda Tahfidz ke-VII, sekaligus Tasyakuran Santri Kelas IX menjadi bukti nyata keberhasilan lembaga ini dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam iman dan takwa.

    Acara yang digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 bertepatan dengan 21 Dzulqa’dah 1447 Hijriah ini dihadiri oleh para tokoh Pendidikan, agama, tokoh adat, orang tua santri, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
     
    Kehadiran Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Saherman, SH., menjadi sorotan tersendiri. Dalam pernyataannya, AKP Saherman, SH., menyampaikan dukungan yang sangat besar dan apresiasi mendalam terhadap perjalanan panjang serta dedikasi Pondok Pesantren dalam membina generasi penerus bangsa.

    Saherman berharap agar lembaga pendidikan ini senantiasa berkembang pesat, semakin maju, dan mampu melebarkan sayap prestasi serta manfaat bagi masyarakat luas.
     
    Lebih jauh, AKP Saherman menegaskan bahwa keberadaan pesantren ini memegang peran sangat vital dalam memperkuat nilai-nilai agama Islam di tengah masyarakat. Namun, yang menjadi poin utama penekanannya adalah bagaimana ajaran agama tersebut tidak hanya menjadi hafalan semata, melainkan mampu diamalkan dan dihayati dalam kehidupan sehari-hari. 

    Hal ini pun senantiasa diselaraskan dan berpegang teguh pada filosofi serta kearifan lokal Minangkabau yang masyhur: “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”.
     
    "Kami sangat berharap PPTI Gobah terus berkembang dan maju pesat. Kehadirannya harus menjadi benteng yang kokoh untuk memperkuat nilai-nilai agama, dan yang terpenting, ilmu yang didapat para santri mampu diterapkan dalam keseharian, tetap berpegang erat pada filosofi hidup orang Minangkabau.

    Fi sini letak kekuatan jati diri kita, di mana agama dan adat berdiri beriringan, saling menguatkan, dan tidak dapat dipisahkan," tegas AKP Suherman dengan penuh keyakinan.
     
    Lebih menguatkan dukungannya, AKP Suherman juga mengungkapkan keinginan dan harapan pribadinya kepada masyarakat untuk memasukkan anak-anaknya menuntut ilmu di lembaga pendidikan ini.

    Menurut beliau, pendidikan di pesantren ini adalah tempat paling tepat untuk memperkokoh nilai agama sekaligus menanamkan rasa cinta dan pemahaman mendalam terhadap adat istiadat setempat. 

    Beliau meyakini, ketika nilai agama tertanam kuat di dada, maka nilai adat pun akan tumbuh kokoh dan terjaga kelestariannya.
     
    "Saya berharap warga masyarakat dapat memasukkan anak-anak  belajar di sini, agar mereka tumbuh dengan kokohnya nilai agama yang disertai pemahaman adat istiadat yang kental. Saya percaya, apabila nilai agama itu kuat dalam diri seseorang, maka secara otomatis pemahaman dan penghormatan terhadap adat istiadat pun akan terbentuk dan terjaga dengan baik.

    " Keduanya adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan bagi kami masyarakat Minangkabau," ujar Suherman lagi dengan nada penuh harap.
     
    Pernyataan dukungan ini menjadi semangat baru bagi seluruh pengasuh, guru, dan santri PPTI Gobah V Surau. Hal ini menegaskan bahwa peran pesantren bukan hanya mencetak ahli agama, tetapi juga melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berbudaya luhur, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

    Semoga langkah mulia ini terus berlanjut, membawa manfaat luas, dan senantiasa menjadi tempat mencetak insan-insan unggul yang memegang teguh agama serta menjunjung tinggi adat istiadat luhur daerah Minangkabau.Suherman menutup interview. 

    (YamanLbs)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini