• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Bandanaira Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

    Rabu, 29 April 2026, April 29, 2026 WIB Last Updated 2026-04-29T01:40:13Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Bandanaira, PenaKita.Info-
    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika dengan laksanakan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan, Rabu (29/4). Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus upaya preventif untuk memastikan lingkungan Pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba.

    ‎Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan bentuk keseriusan jajaran Lapas dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

    ‎"Tes urine ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan Lapas Bandanaira benar-benar bersih dari narkoba. Upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten, terukur, dan tanpa kompromi," tegas Amier.

    ‎Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara acak terhadap petugas dan Warga Binaan sebagai bagian dari sistem pengawasan internal yang berkelanjutan. Selain sebagai langkah kontrol, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan penguatan integritas bagi seluruh pihak di dalam Lapas.

    ‎Salah satu petugas yang mengikuti tes urine, Hans Krisna Sagala, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai tes urine menjadi pengingat penting bagi seluruh petugas untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

    ‎"Kami mendukung penuh kegiatan ini. Tes urine menjadi pengingat bahwa setiap petugas harus mampu menjaga diri sekaligus menjaga institusi agar tetap bersih dan berintegritas," ujarnya.

    ‎Dukungan juga datang dari Warga Binaan. Salah satu Warga Binaan, Dedi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan rasa aman dan motivasi untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik.

    ‎"Saya merasa lebih tenang dengan adanya tes urine ini. Ini membuktikan adanya komitmen bersama untuk hidup sehat dan menjauhi narkoba," ungkapnya.

    ‎Berdasarkan hasil pemeriksaan, satu petugas dan tiga Warga Binaan yang dipilih secara acak dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi Lapas Bandanaira tetap terjaga dan bersih dari narkotika.

    ‎Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa upaya pengawasan dan pembinaan yang selama ini diterapkan berjalan efektif. Kegiatan ini juga selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya

    ‎memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan. 

    ‎Melalui kegiatan ini, Lapas Bandanaira menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan internal, serta secara konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Pemasyarakatan sekaligus mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan berintegritas. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini