• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Lapas Piru Tanam 10 Pohon Black Guava, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

    Sabtu, 14 Februari 2026, Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-14T04:40:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Piru,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Piru terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman 10 pohon jambu varietas Black Guava yang dilaksanakan pada Jumat (14/02) di area depan Lapas.


    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Piru, Hery Kusbandono, bersama jajaran Seksi Kegiatan Kerja dan Warga Binaan. Penanaman ini merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta dukungan terhadap 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian berbasis produktivitas.


    Kalapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa program pertanian menjadi salah satu fokus pembinaan yang berkelanjutan di dalam Lapas.

    “Penanaman Black Guava ini bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi bagian dari strategi pembinaan kemandirian yang terarah. Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan pertanian yang produktif dan bernilai ekonomi sebagai bekal setelah bebas nanti,” ujarnya.


    Sebelumnya, Lapas Piru juga telah mengembangkan budidaya pepaya california dan buah naga sebagai bagian dari optimalisasi lahan pembinaan. Program tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan dalam mengelola tanaman hortikultura.


    Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa pemilihan varietas Black Guava dilakukan karena memiliki daya adaptasi yang baik serta nilai jual yang tinggi.

    “Jenis ini relatif mudah dirawat dan memiliki prospek hasil panen yang menjanjikan. Kami berharap ke depan area depan Lapas menjadi kawasan produktif sekaligus edukatif,” jelasnya.


    Salah satu Warga Binaan berinisial S mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi dirinya.

    “Melalui kegiatan ini, saya belajar banyak tentang cara menanam dan merawat pohon. Ini menjadi bekal keterampilan yang bisa saya gunakan setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.


    Dengan konsistensi pengembangan sektor pertanian, Lapas Piru optimistis pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan akan terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi Warga Binaan maupun lingkungan sekitar.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini