• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Kepala Sekolah SDN 43 Warengkris Apresiasi Presiden RI dan Bupati Raja Ampat atas Program Makan Bergizi Gratis

    Rabu, 11 Februari 2026, Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T01:12:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini




    Kab.Raja Ampat, penakita.id - Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia mulai menunjukkan dampak nyata di wilayah kepulauan dan terpencil. Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh anak-anak PAUD dan SD Negeri 43 Warengkris, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada Selasa (10/02/2026).


    Dusun Warengkris, Desa Warsambin, Kecamatan Teluk Mayalibit yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari pusat Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program. Kehadiran MBG disambut antusias oleh para siswa. Anak-anak tampak gembira saat menerima dan menikmati makanan bergizi gratis yang disediakan melalui program nasional tersebut.


    Program MBG dinilai tidak hanya berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga berdampak pada peningkatan semangat belajar dan kehadiran siswa di sekolah. Suasana makan bersama di sekolah turut menciptakan kebersamaan yang positif serta memperkuat interaksi sosial antar siswa.


    Selain berdampak pada anak-anak, program ini juga memberi rasa tenang bagi para orang tua. Di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap pangan bergizi, kehadiran negara melalui Program Makan Bergizi Gratis dinilai sangat membantu dalam memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.


    Pelaksanaan program di sekolah tidak terlepas dari peran kepala sekolah dan para guru. Selain menjalankan tugas utama sebagai pendidik, para guru turut mendampingi siswa dalam proses pembagian dan konsumsi makanan agar pelaksanaan program berjalan sesuai dengan tujuan kesehatan dan standar gizi yang ditetapkan.


    Kepala Sekolah SD Negeri 43 Warengkris, Petronela Wenno, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang manfaatnya telah dirasakan langsung oleh para siswa di sekolahnya.


     “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia atas Program Makan Bergizi Gratis yang manfaatnya sudah kami rasakan langsung di sekolah kami,” ujar Petronela Wenno.


    Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat yang dinilai berperan penting dalam penyaluran program hingga ke wilayah kepulauan.


    “Kami juga berterima kasih kepada Bupati Raja Ampat dan jajaran pemerintah daerah atas dukungan dan perhatian yang diberikan, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat disalurkan dan dilaksanakan dengan baik di Raja Ampat, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil. Ungkapnya



    Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.


    Kami berharap kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus terjaga, sehingga program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak anak-anak di wilayah kepulauan. tambahnya kepsek SD 43 Warengkris



    Di sisi lain, diakui bahwa Program Makan Bergizi Gratis masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, terutama terkait distribusi, kapasitas dapur, serta konsistensi kualitas makanan. Namun demikian, seiring waktu, program ini diharapkan semakin optimal dan mampu menjangkau kelompok penerima manfaat yang lebih luas, termasuk ibu hamil, lansia, orang terlantar, serta penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).


    Lebih jauh, keberadaan Dapur MBG di berbagai daerah juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, melalui pemanfaatan bahan pangan dari petani, peternak, dan nelayan setempat, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.


    Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, termasuk di wilayah kepulauan dan terluar seperti Kabupaten Raja Ampat.



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini