• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Dua Korban Hanyut di Sungai Way Halami Ditemukan, Operasi SAR Resmi Dihentikan

    Selasa, 03 Februari 2026, Februari 03, 2026 WIB Last Updated 2026-02-02T23:50:29Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Dok. Basarnas Lampung 

    PESISIR BARAT, Penakita.info — 

    Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menutup operasi pencarian terhadap dua warga Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, yang dilaporkan hanyut di Sungai Way Halami. Kedua korban, Nando (29) dan Sukirman (50), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (2/2/2026).


    Peristiwa bermula ketika empat warga Pekon Lemong memancing di Sungai Way Halami pada Jumat (30/1/2026) siang. Tanpa diduga, debit air sungai meningkat secara cepat sehingga menimbulkan banjir mendadak. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya terseret arus deras sungai.


    Informasi kejadian tersebut baru diterima keluarga korban pada malam hari dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Pesisir Utara. Laporan tersebut diteruskan ke Kantor SAR Lampung pada Sabtu (31/1/2026), sehingga operasi pencarian dan pertolongan dalam kategori Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) segera digelar.


    Sejak hari pertama, tim SAR gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian dan melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir aliran sungai hingga ke arah muara. Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) serta didukung penggunaan perahu karet, alat pendeteksi bawah air, drone, dan peralatan komunikasi.


    Dantim Kantor SAR Lampung Rakhmat Afriza di lokasi pencarian menyampaikan bahwa seluruh upaya telah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur operasi SAR. “Kami melakukan penyisiran darat dan air secara berlapis, termasuk memanfaatkan peralatan teknologi pencarian. Tantangan utama di lapangan adalah kondisi cuaca yang berubah cepat serta kuatnya arus sungai,” ujar Rakhmat.


    Pada hari kedua pencarian, cuaca mendung tebal sempat menghambat proses penyisiran sehingga kegiatan pencarian dihentikan sementara demi keselamatan personel. Pencarian kembali dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan dengan memperluas area hingga beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian.


    Memasuki hari ketiga, tim SAR gabungan menerima informasi penemuan dua jenazah di sekitar Pantai Walur. Setelah dilakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pihak keluarga, jenazah dipastikan merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut. 


    Dengan ditemukannya kedua korban, Basarnas secara resmi mengusulkan penghentian operasi SAR dan mengembalikan seluruh unsur yang terlibat ke kesatuannya masing-masing, disertai ucapan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini