Ambon,PenaKita.Info-Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon menghadirkan asesmen layanan bimbingan konseling menggunakan metode Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) bagi Anak Binaan, Selasa (3/2), bertempat di Gedung Serbaguna LPKA Ambon. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan mental Anak Binaan melalui pemetaan kondisi emosional, perilaku, serta potensi yang dimiliki masing-masing individu.
Asesmen tersebut dibawakan oleh Asniar, peserta magang Batch III Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang memiliki latar belakang pendidikan psikologi. Metode SDQ digunakan sebagai instrumen penilaian untuk mengidentifikasi kekuatan dan kesulitan Anak Binaan, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar dalam pemberian layanan bimbingan konseling yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Asniar menjelaskan bahwa asesmen SDQ memiliki peran penting dalam proses pembinaan psikologis Anak Binaan.
“Melalui asesmen ini, kami dapat memahami kondisi emosional dan perilaku Anak Binaan secara lebih objektif, sekaligus mengidentifikasi potensi positif yang dapat terus dikembangkan selama proses pembinaan,” ujar Asniar.
Salah satu Anak Binaan berinisial A mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi dirinya.
“Saya merasa lebih diperhatikan dan bisa mengenal diri sendiri dengan lebih baik. Kegiatan ini membantu saya memahami perasaan dan cara mengelolanya,” tuturnya.
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menyampaikan bahwa kegiatan asesmen SDQ merupakan bagian dari komitmen LPKA Ambon dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan Anak Binaan.
“Kesehatan mental Anak Binaan menjadi perhatian utama kami. Asesmen ini menjadi langkah awal dalam menyusun program pembinaan yang tepat, agar Anak Binaan dapat berkembang secara optimal dan siap kembali ke masyarakat,” tegas Kurniawan.
Melalui pelaksanaan asesmen SDQ ini, LPKA Ambon terus memperkuat layanan pembinaan yang menyentuh aspek mental, emosional, dan sosial Anak Binaan sebagai bagian dari upaya menciptakan proses pembinaan yang komprehensif dan berkelanjutan.
