• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    NIKO MANAO MENGUTUK KERAS TINDAKAN OKNUM PEGAWAI KEJAKSAAN YANG MELARANG WARTWAN DAN PENGACARA; SIAP TURUN JALAN.

    Selasa, 20 Januari 2026, Januari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T14:37:51Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    TTS .Penakita.Info–Selasa 20/01/2026 . Niko Manao mengungkapkan kemarahan mendalam terkait tindakan oknum pegawai Kejaksaan Negeri Soe yang telah melarang wartawan dan pengacara melakukan peliputan serta jumpa pers di kompleks kejaksaan dalam rangka menginformasikan perkembangan kasus dugaan penyelewengan dana desa Sarana dan Prasarana Hukum (SpaHa). Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk intimidasi terhadap wartawan dan bertentangan dengan peran kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang seharusnya memberikan contoh baik bagi masyarakat.

     

    "Kejaksaan seharusnya menjadi teladan dalam menerapkan hukum dan transparansi. Namun, justru sebaliknya terjadi – mereka sendiri yang melakukan tindakan yang melanggar prinsip-prinsip hukum yang seharusnya mereka tegakkan," ujar Niko Manao dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media.

     

    Ia dengan tegas mengutuk keras tindakan oknum pegawai kejaksaan tersebut dan memberikan peringatan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam jika tidak ada tindakan korektif yang dilakukan. "Jangan salahkan kami jika kelak kami terpaksa turun ke jalan untuk mempertanyakan kejadian ini. Kami menduga ada sesuatu yang tidak jelas di balik larangan ini terhadap wartawan agar tidak melakukan peliputan," jelasnya.

     

    Niko Manao juga mengajukan permintaan resmi kepada Kejaksaan Negeri Soe agar segera melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja oknum pegawai yang terlibat dalam insiden ini. Selain itu, ia mengungkapkan dugaan serius bahwa Kejaksaan TTS telah lama melindungi para pelaku korupsi, yang membuat berbagai kasus yang dilaporkan – termasuk dugaan penyelewengan dana desa SpaHa – terhenti dan tidak mendapatkan proses hukum yang cepat dan jelas.

     

    "Kami bersama masyarakat akan siap turun jalan untuk menuntut proses cepat terhadap kasus dugaan penyelewengan dana desa SpaHa serta seluruh kasus lain yang telah dilaporkan namun mandek di Kejaksaan TTS. Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan keadilan yang cepat dan transparan," tegas Niko Manao.

     

    Saat ini, berbagai elemen masyarakat tengah mengikuti perkembangan kasus ini dan menunggu tanggapan serta tindakan konkret dari pihak Kejaksaan Negeri Soe terkait keluhan dan dugaan yang diajukan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini