Geser,PenaKita.Info-Dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026, Tim Pokja ZI Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser mengikuti kegiatan "Langkah-Langkah Strategis dalam Pemenuhan Data Dukung Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Lembar Kerja Elektronik (LKE) Tahun 2026" yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) secara virtual melalui zoom meeting, kamis (29/1).
Rapat ini bertujuan untuk memberikan arahan teknis dan strategis kepada seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku dalam menyusun dan melengkapi dokumen pendukung yang menjadi dasar penilaian ZI.
Dalam rapat tersebut Kakanwil Ditjenpass Maluku, Ricky Dwi Biantoro menekankan bahwa setiap Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) wajib menjadi role model yang mengawal pemenuhan data dukung di setiap Pokja, guna mencapai kinerja 100% secara valid dan tepat sasaran pada masing-masing pokja.
"Pencapaian kinerja 100% yang valid bukan sekadar angka, tapi bukti integritas kita. Oleh karena itu, saya minta para Ka UPT turun tangan menjadi role model dalam mengawal data dukung di tiap Pokja agar semua tepat sasaran guna mencapai kinerja 100/℅," tegas Ricky.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Mulyo Utomo menyatakan keseriusan pihaknya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik agar lebih berkualitas, transparan, dan akuntabel sesuai standar WBK/WBBM guna memudahkan pemenuhan data dukung yang dibutuhkan.
"Komitmen serius dan proaktif pasti kami dengan persiapan sedini mungkin guna menentukan pemenuhan data dukung yang berkualitas. Tim pokja Lapas Geser tentu siap menjawab tantangan ini dan berupaya maksimal menghadirkan perubahan yang nyata guna menunjang tata kelola organisasi menuju WBK dan WBBM," terang Utomo.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Pokja ZI Lapas Geser, Muhammad Alhamid mengatakan dengan mengikuti sosialisasi ini secara virtual dapat memberikan kami gambaran jelas dan peta yang konkret untuk pemenuhan data dukung di tahun 2026.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dokumen RKT dan LKE agar lebih akuntabel, teliti, dan sesuai standar yang ditetapkan, baik dari sisi pelayanan publik maupun area perubahan lainnya," pungkas Alhamid.
