• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bupati Sampang Hadiri Senam Kerukunan HAB ke-80, Dorong Penguatan Harmoni Sosial di Tengah Keberagaman

    Al Haad New
    Rabu, 07 Januari 2026, Januari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-07T03:12:32Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Bupati Sampang Beserta Jajaran Forkopimda mengikuti HAB ke-80 di Alun-alun Sampang

    Sampang, PenaKita.info — Suasana kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai pelaksanaan Senam Kerukunan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, di Alun-Alun Wijaya Kusuma (Trunojoyo) Sampang, Selasa (06/01/2026).


    Kegiatan yang dimotori oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. Turut ambil bagian jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, organisasi perempuan, serta ratusan peserta dari berbagai latar belakang masyarakat.


    Kepala Kemenag Sampang, H. Fandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HAB ke-80 menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.


    Ia menegaskan bahwa Kemenag memiliki tanggung jawab besar dalam merawat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan moderasi beragama, khususnya di Kabupaten Sampang yang dikenal memiliki keberagaman sosial dan budaya.


    “Atas nama Kemenag Sampang, saya mengucapkan selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Semoga jajaran Kemenag, khususnya di Kabupaten Sampang, senantiasa istiqamah dalam pengabdian, menjaga harmoni kehidupan beragama, serta menjadi pilar penting dalam memperkokoh persatuan dan kerukunan umat demi keutuhan bangsa,” ungkapnya.


    H. Fandi Kepala Kemenag Sampang saat memberikan sambutan


    Menurut H. Fandi, pelaksanaan Senam Kerukunan memiliki makna yang lebih luas dari sekadar aktivitas fisik. Kegiatan tersebut menjadi simbol nyata persatuan, di mana seluruh elemen masyarakat dapat bergerak bersama tanpa dibatasi perbedaan latar belakang.


    “Melalui senam ini, kita ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan persaudaraan bisa diwujudkan dalam aktivitas sederhana, namun sarat makna. Inilah wajah kerukunan yang harus terus kita rawat,” jelasnya.


    Ia juga menyinggung tema HAB ke-80, *“Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”*, yang dinilainya sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Kerukunan umat beragama disebut sebagai prasyarat utama terciptanya stabilitas dan keberhasilan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.


    Lebih jauh, H. Fandi menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritual masyarakat. Untuk itu, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sampang dan Kementerian Agama dinilai sangat penting dalam menanamkan nilai toleransi dan saling menghormati.


    Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga suasana rukun dan damai yang telah terbangun, serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.


    “Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga kerukunan ini. Semoga semangat Hari Amal Bakti ke-80 semakin menguatkan komitmen bersama untuk mewujudkan Sampang yang religius, harmonis, dan maju,” tutupnya.


    Kegiatan Senam Kerukunan ini sekaligus menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat dalam mempererat persaudaraan serta menciptakan Kabupaten Sampang yang aman, damai, dan sejahtera. (SH)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini