• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Nominal Rp18 Milyar Lebih Tiga Paket Pekerjaan Proyek Molor Di Bidang BM PUPR Lamsel

    Selasa, 06 Januari 2026, Januari 06, 2026 WIB Last Updated 2026-01-06T07:21:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Dok.F/ Gambar kantor dinas PUPR dan Kabit BM 


    Lampung Selatan, Penakita.info - 

    Tiga Paket di tahun 2025 yang oper waktu Pekerjaan Bina Marga PUPR Lampung Selatan berjumalah 18 milyar hingga 2026 tak kunjung selesai, Selasa (06/01/2026)


    Anggaran 2025 peruntukan Pekerjaan Bina Marga PUPR Lamsel yang molor dengan alasan pasokan matrial, dengan memilih dengan barang yang bagus serta dengan cuaca dengan di tunda pekerjaan oleh pihak PUPR hingga melewati tahun 2025.

    Adapun 3 Paket yang tertunda tersebut yakni Bumi Daya kecamatan palas yang berjumlah pagi 12 milyar lebih, pekerjaan Kenyayan nominal 3 milyar dan paket pekerjaan menuju pertanian link 1 berjumlah 3 milyar.


    kabid Bina Marga Hasan menjelaskan pekerjaan oper waktu tersebut dikarenakan pasokan material dan waktu pemasangan cuaca.

    " Kendala kelebihan waktu yakni laporan dari kawan kawan penyedia itu dari pasokan material kita itu hati-hati sekali di matrial jadi saat nanti tidak berdebu yang jelas barangnya bagus lah amp atau backing plan, serta waktu pemasangan beberapa kita tunda dikarenakan akibat cuaca," papar Hasan 


    Hasan meyakinkan pekerjaan tersebut selesai didalam satu Minggu.


    Hasil penjelasan dari pejabat terkait dengan di lapangan tidak sama, pekerjaan berlangsung tidak sesuai dikarnakan hasil Pantauan di lapangan banyak pekerjaan di bongkar, akibat banyaknya kritik oleh masyarakat dikarnakan saat pelaksana dan bahan yang tidak sesuai serta kesan asal jadi.


    Hingga anggaran di 2026 sangat turun drastis dari tahun sebelumnya di 2025 dan akan di mulai rencana di bulan April, dan mengupayakan pihak PUPR mengajukan usulan ke Provinsi dan ke kementerian pusat.


    " Terkait dengan anggaran turun di 2026 kami sudah mencoba menyusun musulan ke pemerintah pusat ada namanya IJD (Impres Jalan Daerah) jalan jalan kita yang tidak bisa kita tangani oleh APBD, kita usulkan ke pusat dan akan di kerjakan oleh balai kemudian kementiaan pun kita usulkan dpat di angkat di tahun 2026." Ucapa Hasan 







    Komentar

    Tampilkan

    Terkini