Lampung Selatan, Penakita.info –
Terlihat seluruh Setatus Pesan WhatsApp dari Para Pejabat pegawai Daerah di kabupaten Lampung Selatan menampilkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama nampak geram dimana saat memeriksa ruangan kamar mandi sekolah SMPN 1 Rajabasa yang terlihat kotor dan tak terawat. Hal itu diketahui dari sebuah unggahan video di akun medsos Tiktok pribadinya @radityoegipratama.
Menurut informasi kunjungan itu pada Kamis (27/11/2025) lalu. Dari unggahan video itu, Bupati Egi terlihat geram ketika melihat kamar mandi guru terkesan jorok (kotor) seperti sudah tidak terawat lagi.
Bahkan, Bupati Egi mempertanyakan, kenapa perawatan seperti ini tidak bisa di jalankan.
“Masa tidak bisa sih, perawatan dijalankan disini (sekolah),”ungkapnya dalam unggahan video Tiktok.
Kemudian, Egi menuju ruangan toilet dan kamar mandi lainnya di sekolah tersebut, dan mendapati hal yang serupa yakni kotor dan banyak coretan pada dinding sekolah tidak terawat.
Saat itu juga, Egi langsung menghubungi seseorang diduga Plt. Kadis Pendidikan, Dermawan via telepon. Terdengar dalam percakapan, Ia mempertanyakan soal anggaran perawatan untuk satu sekolah.
“Coba saya mau tahu dong, satu sekolahan punya anggaran berapa untuk pemeliharaan dari dana BOS,”tanya Egi dalam percakapan via telepon tersebut.
Kemudian terdengar jawaban dari Plt Kadis Pendidikan tersebut “masing- masih sekolah beda-beda pak, jawab Dermawan,”jawab Plt Kadis Pendidikan.
Lanjut dalam sambungan telpon itu, Egi menjelaskan jika kamar mandi tidak bersih, kering dan wangi (BKW). Lalu Ia meminta Dermawan mengajak pihak Ispektorat untuk mengecek.
Saat awak media menghubungi Plt. Kadis pendidikan, Dermawan melalui pesan WhatsApp, Rabu (3/12/2025). Apakah benar dirinya yang dihubungi oleh Bupati Egi, tersebut, Darmawan membenarkanya.
”Iya, saya yang di dihubungi melalui via telepon,”balasnya.
Kemudian ketika disinggung apakah sudah turun ke lokasi, Dermawan tak membalasnya lagi pesan singkat WhatsApp tersebut sampai berita ini terbit, meski terlihat centang biru atau sudah terbaca.
Sementara keterangan Camat Rajabasa, Firdaus mengatakan, kunjungan Bupati Radityo Egi Pratama itu pada Kamis 27 November lalu. Dan saat ini sudah ada perubahan.
“Kunjungan Pak Bupati pada kamis 27 November lalu, Alhamdulilah sudah ada perubahan,” ungkapnya lewat pesan WhatsApp.
Di katahui, Bupati Radityo Egi Pratama memang tidak suka ruangan atau kamar mandi yang kotor. Jadi ingat pada (16/5) lalu, di Dermaga BOM Bupati Egi melakukan launching gerakan gotong – royong bersama antara Pemerintah Kabupaten, Forkopimda, TNI-Polri serta masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menciptakan lingkungan yang asri, bersih, rapi dan indah (ABRI) serta fasilitas umum khususnya toilet atau kamar mandi yang bersih, kering, dan wangi (BKW).
