• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    182 Ribu Warga Lamsel Mulai Besok Terima Bapang. Bulog Siapkan 5.5 Ton Beras

    Selasa, 01 September 2026, September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T06:54:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Lampung Selatan, Penakita.info – 

    Kabar baik bagi masyarakat penerima bantuan pangan di Kabupaten Lampung Selatan. Mulai besok, Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan akan menyalurkan bantuan beras kepada 182.398 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh wilayah kabupaten setempat.


    Bantuan tersebut merupakan bagian dari penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Artinya, setiap penerima akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram sekaligus untuk tiga bulan.


    Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan, Ferdial Farhan, memastikan proses distribusi mulai dilakukan Rabu, 2 September 2026.


    Kepastian itu disampaikan Ferdial usai mengikuti sosialisasi penyaluran CPP bantuan pangan beras di Aula Krakatau, Selasa, 1 September 2026.


    “Besok insyaallah langsung kita bagikan. Nanti Bulog yang langsung mengantar ke desa,” kata Ferdial.


    Ia menjelaskan, bantuan pangan yang disalurkan kali ini hanya berupa beras dengan kualitas medium. Masing-masing PBP menerima total 30 kilogram beras untuk tiga bulan alokasi bantuan.


    Ferdial juga meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan beras dalam kondisi kemasan rusak ataupun kualitas beras yang diterima tidak sesuai.


    “Kalau ada kemasan yang rusak atau kualitas beras kurang bagus, tolong informasikan. Akan kami ganti,” tegasnya.


    Menurut Ferdial, penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi perhatian.


    Dengan adanya bantuan beras gratis dari pemerintah, masyarakat penerima diharapkan dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan pangan dan mengalokasikan sebagian uangnya untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.


    “Harapan kita di tengah situasi ekonomi seperti sekarang ini, semoga ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat,” pungkasnya. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini