• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Warga Binaan Rutan Ambon Tetap Ikut Ujian SMA di Tengah Masa Pembinaan

    Jumat, 17 April 2026, April 17, 2026 WIB Last Updated 2026-04-17T01:25:44Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Ambon,PenaKita.Info-
    Pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan terus menjadi perhatian serius Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Ujian Sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diikuti oleh satu orang warga binaan atas nama Sayuti Maulana Mony di tengah masa pembinaan yang sedang dijalani. Jumat (4/17)

    Pelaksanaan ujian berlangsung di dalam lingkungan rutan dengan suasana yang kondusif, tertib, dan aman. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama antara Rutan Ambon dengan SMA Negeri 15 Ambon sebagai institusi pendidikan penyelenggara. Seluruh proses ujian dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan pengawasan langsung dari petugas rutan serta pihak sekolah guna menjamin objektivitas dan kredibilitas pelaksanaan ujian.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat dalam memastikan setiap warga binaan tetap memperoleh hak-haknya, termasuk dalam bidang pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang bertujuan untuk membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.

    “Pelaksanaan ujian ini merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan akses pendidikan kepada warga binaan. Meskipun sedang menjalani masa pembinaan, yang bersangkutan tetap memiliki hak untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program pembinaan di Rutan Ambon tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengembangan kualitas sumber daya manusia warga binaan melalui berbagai kegiatan positif, termasuk pendidikan formal maupun nonformal.

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 15 Ambon, Iwan Talib, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak rutan dan sekolah dalam mendukung pelaksanaan ujian tersebut. Ia menilai bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan tanpa diskriminasi.

    “Kami sangat mendukung pelaksanaan ujian ini sebagai bagian dari tanggung jawab dunia pendidikan dalam memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan, termasuk bagi warga binaan,” ungkapnya.

    Senada dengan itu, guru SMA Negeri 15 Ambon, Rival Basir, yang turut terlibat dalam pelaksanaan ujian, menyampaikan bahwa Sayuti Maulana Mony menunjukkan keseriusan dan semangat belajar yang tinggi selama mengikuti proses ujian.

    “Kami melihat adanya motivasi yang kuat dari peserta untuk menyelesaikan pendidikannya. Meskipun dalam keterbatasan, semangat belajar tetap terjaga dengan baik,” jelasnya.

    Dari sisi pengamanan, petugas Rutan Ambon memastikan seluruh rangkaian kegiatan ujian berjalan sesuai dengan prosedur tetap (protap) yang berlaku. Pengawasan dilakukan secara optimal tanpa mengganggu kenyamanan peserta dalam mengerjakan soal ujian. Hal ini dilakukan guna menjaga keseimbangan antara aspek keamanan dan kelancaran proses pendidikan di dalam rutan.

    Pelaksanaan ujian ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan yang dilakukan oleh jajaran pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup warga binaan. Dengan adanya kesempatan untuk mengikuti ujian sekolah, diharapkan warga binaan dapat memiliki bekal pendidikan yang memadai sebagai modal untuk kembali berintegrasi ke tengah masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembinaan yang humanis dan berorientasi pada masa depan warga binaan, sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang gerak tidak menjadi penghalang untuk terus belajar dan berkembang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini