• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Hasil Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Lapas Tual Dinyatakan Negatif

    Selasa, 21 April 2026, April 21, 2026 WIB Last Updated 2026-04-21T01:08:21Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Langgur,PenaKita.Info-
    Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual dalam memerangi peredaran narkoba kembali dibuktikan melalui inspeksi mendadak. Pada Selasa (21/04), jajaran Lapas Tual menggelar tes urine bagi petugas dan Warga Binaan guna mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).


    Kegiatan yang dilaksanakan secara mendadak setelah apel pagi ini bertujuan untuk memastikan integritas pegawai serta kepatuhan warga binaan terhadap aturan bebas narkoba di lingkungan Lapas.


    Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk nyata dari penerapan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu Memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

    "Hasil hari ini menunjukkan bahwa komitmen kita masih sangat kuat. Seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif. Ini adalah bukti bahwa petugas kami berintegritas dan warga binaan kooperatif dalam mengikuti program pembinaan tanpa pengaruh zat terlarang," ujar Nurchalis.


    Dari sisi pengamanan, Kepala Sub Seksi Keamanan, Oscar Rumangun, menjelaskan bahwa tes urine merupakan instrumen krusial untuk menjaga stabilitas internal. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba seringkali menjadi pemicu utama kericuhan maupun pelanggaran disiplin di dalam blok hunian.

    "Kami tidak ingin kecolongan. Pengawasan ketat melalui tes urine ini akan terus kami lakukan secara berkala dan acak. Stabilitas kamtib di Lapas Tual adalah prioritas utama, dan itu dimulai dengan memastikan semua orang di dalam sini 'bersih'," tegasnya.


    Sementara itu, Dokter Lapas, dr. Eka Pratiwi yang memimpin jalannya pemeriksaan medis menjelaskan proses teknis pengambilan sampel. Ia menjamin bahwa prosedur yang dilakukan telah sesuai dengan standar medis untuk menghindari manipulasi hasil.

    "Pemeriksaan dilakukan menggunakan parameter tes urine multidrug yang akurat. Kami memantau langsung proses pengambilan sampel hingga pembacaan hasilnya. Berdasarkan observasi medis hari ini, tidak ditemukan indikasi penggunaan zat psikotropika maupun narkotika pada peserta tes," jelasnya.


    Dengan konsistensi hasil negatif ini, Lapas Kelas IIB Tual optimis dapat terus mempertahankan predikat Lapas Bersih Narkoba (Bersinar) dan menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat serta kondusif bagi seluruh penghuni.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini