Bandanaira,PenaKita.info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira laksanakan razia blok hunian dan tes urine mendadak, Senin (16/3).
Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan peredaran barang terlarang, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan Ketertiban (kamtib) menjelang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan tertib menjelang dua hari besar keagamaan yang akan segera berlangsung.
"Razia dan tes urine ini merupakan wujud keseriusan kami dalam memberantas peredaran barang terlarang, khususnya menjelang hari besar keagamaan. Kondisi yang kondusif menjadi kunci agar perayaan keagamaan berjalan optimal," tegasnya.
Razia menyasar sejumlah titik aktivitas Warga Binaan, seperti kamar hunian, dapur, dan tempat ibadah. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan narkoba, namun mengamankan sejumlah barang yang berpotensi disalahgunakan dan mengganggu kamtib, antara lain paku, gunting, jarum, silet, pensil, obat antibiotik, dan gelas kaca. Seluruh barang tersebut langsung disita untuk dimusnahkan sesuai ketentuan.
Selain razia, tim medis Lapas juga melakukan tes urine terhadap dua Warga Binaan dan satu petugas yang dipilih secara acak untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Amier Azan, menyebut pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan dan menindak tegas jika ada pelanggaran.
"Hasil tes urine menunjukkan kondisi yang kondusif, namun kami tidak akan lengah. Pencegahan peredaran barang terlarang akan terus kami lakukan demi terciptanya Lapas yang bebas gangguan kamtib," ucapnya.
