• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Rentetan Pembunuhan Perempuan di Sorong, MRP Desak Hukuman Terberat dan Negara Hadir

    Senin, 09 Februari 2026, Februari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-02-09T16:12:00Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Kota Sorong, penakita.info - Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya Selly Kareth, S.AK mendesak aparat penegak hukum menangani secara serius kasus kekerasan dan pembunuhan terhadap perempuan yang terjadi berulang di wilayah Sorong. Desakan tersebut menyusul dua kasus menonjol yang merenggut nyawa perempuan Papua, yakni Christina Syufi di Kabupaten Sorong dan Fita Manibui di Kota Sorong. Seruan tegas itu disampaikan oleh anggota MRP Papua Barat Daya, Selly Kareth,yang menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kekerasan ekstrim terhadap perempuan Papua di Papua Barat Daya.


    Kasus-kasus ini tidak boleh dianggap biasa. Negara harus hadir dan memberikan keadilan seadil-adilnya bagi korban dan keluarga. tegas Selly Kareth dalam pernyataannya.


    Ia meminta perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk POKJA Perempuan MRP Papua Barat Daya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Komnas Perlindungan Perempuan dan Anak, serta seluruh aktivis yang peduli terhadap isu perempuan dan anak, untuk mengawal proses hukum secara ketat.


    Dalam pernyataannya, Anggota MRP Papua Barat Daya Selly Kareth juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Sorong Kota atas langkah cepat aparat kepolisian dalam menangkap pelaku. Namun demikian, MRP menegaskan bahwa penangkapan semata tidak cukup tanpa penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.


    Kami berharap pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku, terlebih jika pelaku merupakan residivis yang berulang kali melakukan kejahatan berat. ujarnya.


    Selly Kareth menegaskan bahwa tuntutan keadilan ini tidak hanya untuk satu korban, tetapi untuk seluruh perempuan Papua yang selama ini rentan menjadi korban kekerasan, bahkan hingga kehilangan nyawa.


    Pernyataan tersebut juga disampaikan dari rumah duka Almarhumah, di mana MRP menyatakan dukungan penuh kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa almarhumah adalah perempuan Papua yang memiliki peran penting sebagai calon penerus generasi, sehingga kematiannya merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Papua.


    Kami berdiri bersama keluarga korban dan akan mengawal kasus ini sampai keadilan benar-benar ditegakkan. Tegas Selly


    Sementara itu, perwakilan keluarga besar almarhumah menyampaikan terima kasih kepada aparat kepolisian atas penangkapan pelaku. Namun, mereka menegaskan tuntutan agar proses hukum berjalan secara transparan dan memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang dinilai sangat tidak manusiawi.

    Keluarga korban juga memohon agar tragedi serupa tidak kembali terulang dan meminta dukungan semua pihak untuk mencegah kekerasan terhadap Perempuan di Papua Barat Daya.

    Rentetan kasus ini kembali menyoroti darurat kekerasan terhadap perempuan di Papua, sekaligus menjadi ujian bagi komitmen negara dalam melindungi hak hidup perempuan dan menegakkan hukum tanpa kompromi.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini