• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Optimalkan Pembinaan, Lapas Piru Manfaatkan Lahan Idle Kembangkan Pertanian Warga Binaan

    Senin, 09 Februari 2026, Februari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-02-09T04:51:05Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Piru,PenaKita.Info-
     Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui pengembangan lahan pertanian, Senin (09/02/2026). Lahan yang sebelumnya telah dimanfaatkan kembali dikembangkan dengan membuka area baru untuk menambah jenis tanaman untuk penanaman selanjutnya.


    Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan yang berkelanjutan, di mana Warga Binaan tidak hanya dibekali keterampilan dasar, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan variasi hasil pertanian. Penambahan lahan dan jenis tanaman diharapkan mampu memberikan pengalaman kerja yang lebih luas serta mendorong kemandirian Warga Binaan secara nyata.


    Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa pengembangan lahan pertanian ini merupakan bentuk penguatan kualitas pembinaan. “Kami tidak hanya mempertahankan program yang sudah berjalan, tetapi terus mengembangkannya agar pembinaan semakin optimal dan relevan dengan kebutuhan keterampilan di masyarakat,” ujarnya.


    Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan baru difokuskan untuk menanam jenis tanaman baru sebagai komoditas tambahan. “Selama ini lahan pertanian sudah dimanfaatkan untuk beberapa jenis tanaman. Dengan penambahan lahan ini, kami fokus menambah jenis tanaman agar Warga Binaan memperoleh pengalaman yang lebih beragam dalam pengelolaan pertanian,” jelasnya.


    Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas inisiatif Lapas Piru dalam mengelola lahan idle. “Langkah ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas yaitu Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle), dalam mendorong pembinaan kemandirian berbasis potensi lokal serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan agar memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat,” tuturnya.


    Melalui kegiatan ini, Lapas Piru tidak hanya menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif, tetapi juga berkontribusi dalam mencetak Warga Binaan yang mandiri, terampil, dan siap berintegrasi kembali ke tengah masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini