• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Lapas Wahai Audiensi dengan KPU Maluku Tengah, Mutakhirkan Data Pemilih Warga Binaan

    Kamis, 12 Februari 2026, Februari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-02-12T13:26:07Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Wahai,PenaKita.Info-
    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terima audiensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tengah untuk membahas pemutakhiran data pemilih Warga Binaan, Kamis (12/2). Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi data guna memastikan hak pilih Warga Binaan terpenuhi dalam pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada.


    Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung proses demokrasi melalui penyediaan data yang akurat dan terkini.


    “Kami proaktif berkoordinasi dengan KPU. Pemutakhiran data ini langkah strategis agar hak demokrasi Warga Binaan benar-benar terpenuhi. Kami akan memastikan data yang diberikan valid dan sesuai kondisi riil,” tegas Tersih.


    Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Lapas Wahai tersebut, kedua pihak membahas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), identifikasi Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta kemungkinan penyiapan lokasi khusus pemungutan suara di dalam Lapas.


    Staf Subseksi Administrasi dan Orientasi, Markus Sadi, menyampaikan bahwa data Warga Binaan akan disesuaikan dengan Sistem Database Pemasyarakatan. “Seluruh Warga Binaan yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah akan kami data sesuai ketentuan. Ini hak dasar mereka, dan kami pastikan tidak ada yang terlewat,” ujarnya.


    Sementara itu, perwakilan KPU Kabupaten Maluku Tengah, Dino Karwas, menekankan pentingnya validasi data yang berkelanjutan mengingat tingginya dinamika penghuni Lapas.


    “Kami sangat mengapresiasi proaktifnya Lapas Wahai. Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh Warga Binaan yang memenuhi syarat mendapatkan hak pilihnya. Data yang akurat sangat krusial, mengingat dinamika fluktuasi penghuni Lapas yang cukup tinggi,” ujar Dino.


    Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus melakukan koordinasi hingga penetapan DPT, sehingga pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada di lingkungan Lapas Wahai dapat berlangsung demokratis dan inklusif. 



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini