• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bekal Spiritual, Warga Binaan Kristen Lapas Tual Terima Bimbingan Kemenag

    Selasa, 10 Februari 2026, Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-10T08:01:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Ambon,PenaKita.Info-
    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan, salah satunya melalui pemenuhan hak beribadah dan pembinaan mental. Bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tual, Lapas Tual menggelar kegiatan bimbingan rohani khusus bagi warga binaan yang beragama Kristen, bertempat di Gereja Oikumene Lapas Tual, Selasa (10/02).


    Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian adalah pilar utama dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, perubahan perilaku yang hakiki harus dimulai dari hati dan kedekatan dengan Sang Pencipta. "Kami tidak ingin mereka hanya menjalani hukuman fisik, tetapi juga mengalami transformasi batin. Melalui bekal spiritual ini, kami berharap mereka memiliki fondasi moral yang kuat saat nanti kembali ke tengah keluarga dan masyarakat," ungkap Nurchalis.


    Dalam teknis pelaksanaannya, Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Keneth Huawae, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antarinstansi yang sudah terjalin lama. Ia menyebutkan bahwa antusiasme warga binaan dalam mengikuti ibadah dan bimbingan sangat tinggi. "Kami rutin menjadwalkan pertemuan dengan penyuluh agama setiap minggunya. Fokus kami adalah memastikan setiap warga binaan mendapatkan bimbingan yang tepat agar proses rehabilitasi mereka berjalan maksimal dan mereka tidak merasa terisolasi secara spiritual," jelasnya.


    Di sisi lain, Franselino Carelsz, Penyuluh Agama Kristen dari Kemenag Tual menyatakan bahwa materi yang disampaikan berfokus pada pertobatan, pengampunan, dan pengharapan. "Tugas kami adalah merangkul mereka dan memberikan pemahaman bahwa masa lalu bukanlah akhir dari segalanya. Melalui firman Tuhan, kami mengajak warga binaan untuk melihat masa depan dengan penuh optimisme dan integritas baru," pungkasnya.


    Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini diharapkan mampu menciptakan suasana Lapas yang kondusif serta membentuk insan yang lebih bertanggung jawab dan taat beragama.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini