Ambon,PenaKita.Info-
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon menggelar kegiatan Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Khatam Al-Qur'an bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), bertempat di aula Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Kamis, (29/01).
Kegiatan keagamaan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh seluruh WBP serta jajaran petugas Lapas. Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari WBP selama menjalani masa pembinaan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan prosesi Khatam Al-Qur'an yang menandai keberhasilan para WBP dalam menyelesaikan pembacaan Al-Qur'an secara bersama -sama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan oleh Lapas Perempuan Kelas III Ambon.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, yang memberikan sambutan dan motivasi kepada seluruh WBP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap toleransi yang sangat besar yang ada di Lapas Perempuan Ambon dan atas semangat WBP dalam mengikuti pembinaan keagamaan dan berharap kegiatan ini dapat membawa perubahan positif dalam sikap dan perilaku.
"Kegiatan Isra Mi'raj dan Khatam Al-Qur'an ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi sarana refleksi diri untuk memperbaiki kualitas ibadah, akhlak, dan kepribadian. Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat," ujar Ricky Dwi Biantoro.
Dalam tausiahnya Ustad Erwin Notanubun, menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi'raj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya ketaatan kepada Allah SWT, khususnya dalam menegakkan salat lima waktu.
"Salat adalah penghubung langsung antara hamba dengan Allah. Dalam kondisi apa pun, termasuk saat berada di dalam Lapas, salat harus tetap dijaga karena dari sanalah ketenangan hati dan kekuatan iman berasal," tuturnya.
