• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Firdaus dan Rahman benahi Pasar Pekan Kamih melalui tera ulang timbangan

    Sabtu, 10 Oktober 2026, Oktober 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-09T18:55:04Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    AGAM, Penakita.info — 

    Pengelolaan Pasar Pekan Kamih, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, terus dibenahi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aktivitas jual beli. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan tera ulang timbangan yang digelar pada Kamis (8/10/2026).

    Kegiatan tersebut melibatkan Rahman Saputra selaku Ketua Pasar sekaligus Sekretaris Dinas Garin Pemekaran Nagari, bersama jajaran pengurus pasar dan Firdaus, Direktur BUMNag Koto Tangah. Tera ulang ini bertujuan memastikan alat ukur yang digunakan pedagang sesuai dengan ketentuan dan memberikan kepastian bagi pembeli maupun penjual.

    Koordinator kegiatan dari Kementerian Perdagangan, Adi, memimpin langsung pemeriksaan timbangan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Kegiatan tersebut turut didampingi tenaga teknis dari Dinas Perindag Naker Kabupaten Agam.

    Dalam prosesnya, setiap timbangan diperiksa, disetel apabila diperlukan, dan diuji ketepatannya. Timbangan yang memenuhi persyaratan diberikan tanda atau stiker sebagai bukti bahwa alat tersebut telah menjalani proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

    "Sekali diperiksa, berlaku satu tahun penuh. Di mana pun timbangan itu dibawa, tidak perlu ditimbang ulang lagi di tempat lain. Hasil ini diakui, sah, dan menjamin keadilan bagi semua," tegas Adi.

    Ketua Pasar Pekan Kamih, Rahman Saputra, menegaskan bahwa tera ulang timbangan merupakan bagian dari upaya membangun budaya perdagangan yang jujur sekaligus mencegah potensi kecurangan dalam transaksi.

    "Kami tidak hanya berbicara, tetapi membuktikannya dengan tindakan nyata. Tera ulang timbangan diharapkan dapat menutup peluang kecurangan dan menghilangkan keraguan masyarakat. Kami ingin memastikan transaksi berlangsung secara adil, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan," ujar Rahman.

    Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan timbangan yang tidak memenuhi ketentuan, termasuk timbangan rumahan maupun timbangan plastik yang tidak sesuai standar, perlu menjadi perhatian para pedagang.

    Menurut Rahman, pengurus pasar akan melakukan pendekatan secara langsung kepada pedagang melalui sosialisasi lisan maupun pemberitahuan tertulis agar mereka memahami pentingnya menggunakan alat ukur yang sesuai ketentuan.

    "Kami akan mendatangi setiap lapak dan mengingatkan para pedagang dengan cara yang baik, baik secara lisan maupun melalui surat tertulis. Bersama seluruh pihak, kami ingin menegakkan aturan sekaligus menjaga nama baik nagari yang kami cintai," tambahnya.

    Sementara itu, Direktur BUMNag Koto Tangah, Firdaus, menilai keterbukaan dan kejujuran dalam transaksi menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya tarik pasar tradisional.

    Menurutnya, kepercayaan pembeli dapat mendorong mereka untuk kembali berbelanja, bahkan mengajak keluarga dan kerabat. Dengan demikian, aktivitas perdagangan di Pasar Pekan Kamih diharapkan semakin berkembang dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

    "Keterbukaan inilah yang melahirkan kepercayaan. Jika setiap transaksi berlangsung dengan jujur, pembeli tidak hanya kembali, tetapi juga mengajak kerabat dan tetangganya. Pasar semakin ramai dan nagari semakin sejahtera. Pembenahan ini bukan kegiatan sesaat, melainkan upaya yang harus terus berlanjut dari tahun ke tahun," ungkap Firdaus.

    Hal senada disampaikan Iskandar, Parik Paga Nagari sekaligus petugas retribusi pasar. Ia menekankan bahwa ketepatan timbangan berkaitan erat dengan kepercayaan masyarakat terhadap pedagang dan pengelola pasar.

    "Orang membeli di sini, lalu menimbang kembali barangnya di rumah. Jika beratnya tidak sesuai, yang terdampak bukan hanya nama pedagang, tetapi juga pengurus dan nama nagari kita. Tera ulang membantu mengurangi keraguan itu. Semua harus akurat, adil, dan saling percaya," ujarnya.

    Selain melakukan pembenahan pada aspek perdagangan, pengelola Pasar Pekan Kamih juga melakukan perbaikan fasilitas umum. Sejumlah pedagang menyambut baik perubahan tersebut, termasuk perbaikan saluran air yang sebelumnya tersumbat dan menimbulkan bau tidak sedap.

    Fasilitas mushola dan toilet juga disebut telah dibenahi agar lebih bersih, rapi, dan layak digunakan. Perbaikan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

    Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pengelola untuk menjadikan Pasar Pekan Kamih sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang tertib, bersih, dan terpercaya.

    Melalui tera ulang timbangan serta pembenahan fasilitas pasar, pengelola berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat, aktivitas jual beli semakin ramai, dan perekonomian nagari dapat berkembang secara berkelanjutan.

    Kejujuran dalam menimbang dan kenyamanan dalam berbelanja diharapkan menjadi nilai utama yang terus dijaga oleh seluruh pihak di Pasar Pekan Kamih.

    (YamanLbs)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini