Bandanaira,Penakita.info-Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira didampingi petugas melaksanakan pembuatan lanjaran kacang panjang di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Sabtu (23/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kemandirian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Lanjaran dibuat dari potongan bambu yang dirangkai membentuk penyangga segitiga. Struktur ini berfungsi sebagai tempat merambatnya tanaman kacang panjang sehingga pertumbuhannya lebih optimal sekaligus memudahkan proses perawatan.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengatakan bahwa pemanfaatan lahan SAE merupakan bentuk nyata komitmen Lapas dalam mendukung program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
"Program ketahanan pangan ini bukan hanya untuk memanfaatkan lahan yang tersedia, tetapi juga menjadi media pembinaan bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat nantinya," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pertanian yang melibatkan Warga Binaan diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan semangat kerja sama di lingkungan Lapas.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menjelaskan bahwa pembuatan lanjaran dilakukan sebagai tahap penting dalam budidaya kacang panjang agar hasil panen dapat lebih maksimal.
"Sarana ini disiapkan sebagai penopang tanaman kacang panjang agar tumbuh dengan baik dan terarah. Warga Binaan kami libatkan langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman sebagai bagian dari pembinaan kemandirian," jelasnya.
Menurutnya, kegiatan pertanian di lahan SAE juga memberikan pengalaman positif bagi Warga Binaan melalui aktivitas yang produktif dan edukatif selama menjalani masa pidana.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Bandanaira menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan keterampilan Warga Binaan dalam bidang pertanian yang sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
