masukkan script iklan disini
Rombongan NGO MBFM Negeri Sembilan Malaysia Kunjungi Aceh untuk Penyembelihan Hewan Kurban di Dayah Babul Ulum Nurussalam Aceh Timur.
Aceh Timur – penakita info.com / rombongan para donatur hewan kurban dari perwakilan NGO Persatuan Belia MBFM Negeri Sembilan Malaysia hadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban yang dihibahkan kepada Yayasan Al Multazam Aceh di Dayah madinatul Diniyah islamiyah Babul Ulum Nurussalam.
Kehadiran para donatur dan relawan dari Malaysia menjadi bentuk kepedulian serta semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah kurban di Aceh. Mereka turut menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan kurban serta penyalurannya bagi masyarakat di seputaran lingkungan Dayah dan santri dayah setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ustad Ammar Hidayat selaku pengasas/penggerak program tahun 2026. Selain itu, hadir pula perwakilan NGO Persatuan Muda Belia (MBFM) Serting Hilir 2, Tuan Muhammad Hafidz, beserta sejumlah rekan lainnya yang ikut menjadi sukarelawan dalam pelaksanaan ibadah kurban di Aceh.
Pihak Yayasan Al Multazam Aceh menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan serta kepedulian para donatur dari Malaysia yang telah menghibahkan hewan kurban untuk masyarakat Aceh. Kerja sama sosial dan keagamaan ini diharapkan dapat terus terjalin demi mempererat hubungan persaudaraan antarbangsa, khususnya antara masyarakat Aceh dan Malaysia.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat gotong royong, melibatkan panitia, masyarakat sekitar, serta para santri Dayah Madinatul Diniyah islamiyah Babul Ulum di Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur.
Tinjau lokasi Dayah,
Selain menghadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban di Dayah madinatul Diniyah Islamiyah Babul Ulum, Gampong Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, perwakilan NGO MBFM Negeri Sembilan Malaysia juga melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi dayah tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi fisik bangunan serta kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang masih diperlukan oleh pihak dayah.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan perhatian NGO MBFM Negeri Sembilan Malaysia terhadap perkembangan pendidikan Islam di Aceh.
Salah satu penghubung NGO MBFM Negeri Sembilan Malaysia dengan Yayasan Al Multazam Aceh menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha membantu pembangunan dayah sesuai kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki.
“Mana tahu ada kekurangan di segi fisik bangunan, insyaallah akan kami bantu menurut kebutuhan dan menurut kemampuan kami,” ujarnya.
Pihak Yayasan Al Multazam, juga pengurus Dayah madinatul Diniyah islamiyah Babul Ulum Nurussalam menyambut baik kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh para relawan serta donatur dari Malaysia. Mereka berharap hubungan silaturahmi dan kerja sama sosial-keagamaan tersebut dapat terus terjalin demi mendukung kemajuan pendidikan dayah di Aceh Timur.
Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat persaudaraan antara rombongan NGO MBFM Negeri Sembilan Malaysia, pengurus Dayah Babul Ulum, pimpinan yayasan Al Multazam Aceh, para santri, serta masyarakat sekitar Dayah Babul Ulum Teupin Pukat.
Setelah peninjauan lokasi Dayah para tamu dari Malaysia juga melakukan santunan kepada anak anak yatim dan fakir miskin dalam lindungan Dayah madinatul Diniyah islamiyah Babul Ulum Nurussalam. Dan diakhiri dengan foto bersama
***M. Rizwan SH