Geser,Penakita.info-Bertempat di ruang aula, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Nober Hasanda, bersama pejabat struktural dan pegawai mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Bidang Pemasyarakatan secara virtual, selasa (26/05).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, didampingi Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi ini difokuskan pada evaluasi kinerja bidang keamanan dan ketertiban (kamtib) serta menanggapi berbagai kejadian viral yang berkembang di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pengarahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan beberapa instruksi strategis. Poin-poin penting tersebut mencakup tindakan tegas terhadap peredaran gelap narkoba dan telepon genggam (HP), pencegahan praktik penipuan di dalam blok hunian, serta peningkatan kedisiplinan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemasyarakatan.
"Institusi ini adalah tempat kita mengabdi, oleh karenanya bekerjalah dengan dedikasi penuh dan integritas tinggi. Saya tegaskan, bagi rekan-rekan yang tidak memiliki niat baik dan hanya ingin merusak citra organisasi, saya persilakan untuk segera mengundurkan diri daripada mencoreng nama baik instansi. Lebih lanjut, terkait pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di dalam Lapas dan Rutan adalah komitmen mutlak yang wajib kita wujudkan. Jangan pernah ada yang berani membiarkan atau bermain-main, karena ini menyangkut kehormatan institusi pemasyarakatan dan masa depan bangsa,” jelas Menimipas.
Lebih lanjut, Menimipas menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi petugas maupun pejabat senior yang tidak amanah dalam menjalankan tanggung jawabnya. “Saya tidak akan segan-segan mencopot dan mengganti Anda dengan generasi muda yang memiliki semangat, loyalitas, dan keinginan kuat untuk membawa kementerian ini menjadi jauh lebih baik,” tegas Menimipas.
Menanggapi arahan tersebut, Kalapas Geser, Nober Hasanda, menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti dan mengimplementasikan seluruh instruksi di jajaran Lapas Geser.
“Arahan dari Bapak Menimipas dan Dirjenpas ini menjadi acuan penting bagi kami. Lapas Geser berkomitmen penuh untuk terus memperketat pengawasan, mengantisipasi potensi gangguan kamtib, dan memastikan tidak ada celah bagi peredaran narkoba atau barang terlarang lainnya,” tegas Nober.
Lebih lanjut, Nober menekankan bahwa disiplin pegawai menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas. “Kami akan terus mengintensifkan deteksi dini dan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum. Dengan langkah strategis ini, Lapas Geser optimis dapat terus mempertahankan lingkungan kerja yang kondusif guna mendukung kelancaran berbagai program pembinaan bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Geser yang bersih dari pengaruh obat terlarang, hp dan peniuan,” pungkasnya.

