• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Terima Kunjungan Peserta 7th Internasional WCPP 2026, Lapas Bangli Tampilkan Praktik Pemasyarakatan Berbasis Kearifan Lokal

    Jumat, 17 April 2026, April 17, 2026 WIB Last Updated 2026-04-17T09:21:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Bangli,PenaKita.Info-
     Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli menerima kunjungan peserta 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) Tahun 2026 pada Jumat (17/04/2026) dalam rangka memperkenalkan praktik pemasyarakatan dan reintegrasi sosial berbasis kearifan lokal kepada delegasi internasional.


    Kegiatan yang mengusung tema “Getting Smart on Justice: Healing Hearts, and Safer Societies” ini diikuti oleh delegasi dari 44 negara dengan lebih dari 150 peserta. Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian WCPP 2026 untuk memberikan gambaran langsung mengenai sistem pembinaan dan layanan pemasyarakatan di Indonesia.


    Kedatangan para peserta didampingi oleh Direktur Pembimbing Kemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pemasyarakatan, Kadek Anton Budiharta, serta jajaran Unit Pelaksana Teknis se-Bali, dan disambut langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Bangli, Dody Naksabani, beserta jajaran.


    Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan, dilanjutkan dengan penampilan warga binaan berupa yel-yel, robo dance, serta tari kecak yang mencerminkan semangat pembinaan dan kearifan lokal. 

    Setelah itu, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk melaksanakan peninjauan secara bergilir ke Klinik Pratama, Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), serta ruang pelatihan kerja guna melihat langsung proses pembinaan yang berlangsung.


    Dalam kunjungan tersebut, para delegasi menyaksikan berbagai hasil karya warga binaan serta implementasi program pembinaan yang berorientasi pada reintegrasi sosial. Direktur Pembimbing Kemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, menegaskan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal menjadi kekuatan dalam mendukung keberhasilan pembinaan. 


    “Pelaksanaan pembinaan yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal mampu menjadi kekuatan dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Hal ini perlu terus dikembangkan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.


    Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Bangli, Dody Naksabani, menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan. 


    “Kunjungan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan. Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik serta menunjukkan bahwa Lapas Narkotika Bangli mampu menjadi bagian dari praktik terbaik pemasyarakatan di tingkat internasional,” ungkapnya. 


    Kegiatan ini pun mendapat apresiasi positif dari para delegasi dan semakin memperkuat peran Lapas Narkotika Bangli dalam mendukung suksesnya WCPP 2026.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini