masukkan script iklan disini
Program ini merupakan bagian dari aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertujuan untuk meningkatkan akses bacaan bagi warga binaan. Melalui program pinjam pakai buku, warga binaan diberikan kemudahan untuk mengakses dan memanfaatkan berbagai koleksi bacaan sebagai sarana pembelajaran di dalam lingkungan lapas.
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Staf Pembinaan Lapas Perempuan Ambon, Saad Henamuly beserta para CPNS yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program aktualisasi tersebut.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.
"Perpustakaan mini ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang dapat membuka wawasan dan meningkatkan minat baca warga binaan. Kami percaya bahwa melalui literasi, warga binaan dapat mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat," ujarnya.
la juga menambahkan bahwa sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan. Ini menjadi wujud kolaborasi yang positif dalam menghadirkan pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Husen, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut.
"Kami menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Lapas Perempuan Ambon dalam menghadirkan perpustakaan mini bagi warga binaan. Literasi merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga melalui dukungan bahan bacaan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam menambah wawasan dan pengetahuan,"
