• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bangun Karakter dan Harapan, Lapas Bandanaira - GPM Naira Gelar Pembinaan Kerohanian Kristen ‎

    Selasa, 21 April 2026, April 21, 2026 WIB Last Updated 2026-04-21T09:29:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Bandanaira,PenaKita.Info-
    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira perkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan pembinaan rohani bagi umat Kristen. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Naira Klasik Pulau-Pulau Banda di gereja Ebenhaezer Lapas Bandanaira, Selasa (21/4). 

    ‎Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan sekaligus memberikan ketenangan batin bagi Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.

    ‎Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, menegaskan bahwa pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam membentuk karakter Warga Binaan.

    ‎"Kami terus berupaya menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami berharap Warga Binaan dapat menemukan ketenangan, memperbaiki diri, serta siap kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik," ujarnya.

    ‎Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Naira Klasik Pulau-Pulau Banda, Pdt. Juliet Noya, menyampaikan ceramah dengan tema "Tuhan Tetap Menyertai di Tengah Penderitaan". Renungan diambil dari Kejadian 39:20-21, yang mengisahkan Yusuf dipenjara karena fitnah, namun tetap merasakan kasih setia Tuhan. 

    ‎"Mari kita belajar dari kisah Yusuf. Sekalipun dipenjara, ia tetap tabah dan menjaga hati. Demikian juga kalian, masa di Lapas hendaknya dijadikan kesempatan untuk bertobat, memperbaiki diri, dan membangun harapan baru. Ingatlah, tembok penjara tidak dapat menghalangi kasih Tuhan," tegasnya. 

    ‎Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, diharapkan Warga Binaan semakin kuat dalam iman, memiliki harapan baru, serta mampu menjalani kehidupan yang lebih positif ke depannya. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini