• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Sebanyak 13 Warga Binaan Lapas Saumlaki Resmi Diteguhkan Jadi Anggota Sidi Baru

    Senin, 30 Maret 2026, Maret 30, 2026 WIB Last Updated 2026-03-30T04:55:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Saumlaki,PenaKita.Info-
     Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki menerima peneguhan Sidi Baru menandai babak baru dalam perjalanan spiritual Warga Binaan, Minggu (29/3). Peneguhan Sidi Baru oleh Gereja Protestan Maluku diikuti 13 Warga Binaan yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian katekisasi secara rutin di Lapas.


    Kegiatan ini menjadi pembinaan kepribadian dan pemenuhan hak beribadah bagi Warga Binaan. Peneguhan ini wujud nyata pemenuhan hak Warga Binaan untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dan pengajaran keagamaan sesuai undang-undang. Peneguhan Sidi Gereja juga sebagai bentuk pendewasaan rohani dalam menumbuhkembangkan iman warga jemaat agar lebih dewasa, mampu mengaktualisasikan ajaran Kristus dalam kehidupan sehari-hari, dan komitmen hidup sebagai pengikut Kristus di tengah masyarakat.


    Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo, menegaskan peneguhan ini menunjukkan komitmen Lapas dalam memfasilitasi pembinaan rohani yang inklusif. “Kami memastikan setiap Warga Binaan memiliki kesempatan yang sama untuk memperdalam iman dan komitmen hidup kristiani,” tegasnya.


    Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Andrey Maspaitella, menyampaikan peneguhan Sidi Baru menjadi salah satu bentuk pembinaan kerohanian yang diakui, membantu Warga Binaan bertumbuh secara rohani. “Pembinaan kerohanian ini sebagai bentuk pengikatan janji untuk hidup sesuai firman tuhan dan aktif dalam kehidupan bergereja saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.


    Pada kesempatan itu, Pendeta Ny. Welna Sabono/L  khutbahnya menyampaikan peneguhan Sidi merupakan bentuk komitmen iman yang harus diwujudkan melalui perubahan hidup yang nyata. “Peneguhan Sidi bukan hanya seremoni gereja, tetapi merupakan janji iman untuk hidup setia kepada tuhan, menunjukkan kasih, dan menjadi terang di mana pun berada, termasuk di lingkungan Lapas,” ungkapnya.


    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Lapas Saumlaki sebagai implementasi nyata dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Kami mendukung kegiatan yang dilakukan karena peneguhan Sidi Baru ini juga sebagai implementasi dari pembinaan kerohanian di Lapas,” tegasnya.


    Peneguhan Sidi diharapkan memotivasi Warga Binaan Lapas Saumlaki untuk menjadi pribadi yang lebih baik, beriman, dan bertobat untuk menjadi berkat saat kembali ke masyarakat nanti.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini