Kerobokan,PenaKita.Info/Dalam rangka memastikan kualitas pelayanan publik tetap optimal di tengah lonjakan kunjungan selama momentum Idul Fitri, Asisten Deputi Bidang Pendidikan Hak Asasi Manusia, Ibu Emah Liswahyuni, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Perempuan Kerobokan, Bali.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau secara langsung pelaksanaan pelayanan publik agar tetap berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, khususnya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Peningkatan volume kunjungan keluarga warga binaan selama periode Idul Fitri menjadi perhatian utama dalam menjaga kualitas layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Dalam peninjauan tersebut, Ibu Emah Liswahyuni menekankan pentingnya konsistensi petugas dalam menjalankan SOP pelayanan, termasuk dalam hal penerimaan kunjungan, pemberian informasi, serta pengelolaan antrean. Ia juga memastikan bahwa seluruh petugas tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas dan integritas dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Selain itu, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memastikan bahwa sosialisasi terkait aturan disiplin pegawai telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini penting guna menjaga kinerja aparatur tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus mencegah potensi pelanggaran yang dapat mengganggu kualitas pelayanan.
Tidak hanya itu, pemantauan juga difokuskan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di lingkungan Lapas Perempuan Kerobokan. Standar ini mencakup berbagai aspek, mulai dari waktu pelayanan, kenyamanan fasilitas, hingga kejelasan prosedur yang harus dipatuhi oleh petugas maupun pengunjung.
Lebih lanjut, Ibu Emah juga menyoroti pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam sistem pelayanan publik, termasuk dalam mekanisme penanganan pengaduan masyarakat. Ia memastikan bahwa setiap aduan yang masuk ditangani secara cepat, tepat, dan transparan, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan tetap terjaga.
