• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Hangat Penuh Harapan, 93 Warga Binaan Lapas Kerobokan Terima Remisi Khusus Idul Fitri 2026

    Sabtu, 21 Maret 2026, Maret 21, 2026 WIB Last Updated 2026-03-21T12:36:07Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Kerobokan,PenaKita.Info/
    Penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 bagi narapidana berlangsung hangat dan penuh makna pada Sabtu (21/3) di Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan, Bali. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani, sebagai bentuk perhatian negara dalam memberikan hak warga binaan sekaligus momentum refleksi di hari raya.

    Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia tentang pemberian remisi khusus Idul Fitri 2026. Suasana khidmat terasa saat penyerahan SK remisi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan narapidana, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama penuh kehangatan.

    Sebanyak 93 narapidana menerima remisi, terdiri dari 92 WNI dan 1 WNA. Seluruhnya termasuk dalam kategori Remisi Khusus I (RK I), dengan rincian 31 orang menerima remisi normal dan 62 orang kategori PP99. Besaran remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga 2 bulan, sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik dan partisipasi aktif dalam program pembinaan.

    Dalam keterangannya, Ni Luh Putu Andiyani menyampaikan bahwa pemberian remisi ini bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Ia menegaskan bahwa momen Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk memperkuat harapan, memperbaiki sikap, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

    “Kami berharap remisi ini menjadi semangat baru bagi warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih positif. Ini adalah bentuk kehadiran negara yang memberi kesempatan kedua, sekaligus pengingat bahwa perubahan selalu terbuka bagi siapa saja,” ujarnya. Kegiatan pun berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana kebersamaan, mencerminkan semangat pembinaan yang humanis di lingkungan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini