Saparua,PenaKita.Info-Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Saparua melaksanakan kegiatan pembersihan dapur yang melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) tamping dapur di bawah pengawasan petugas pengamanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen dalam menjaga kebersihan dan higienitas lingkungan, khususnya pada area dapur sebagai pusat pengolahan makanan bagi seluruh warga binaan, Rabu (25/03/2026).
Kegiatan pembersihan dilaksanakan secara menyeluruh dengan pembagian tugas yang terarah. Warga binaan tamping dapur bekerja sama membersihkan setiap sudut ruangan, mulai dari lantai, dinding, hingga area yang sering digunakan dalam aktivitas memasak, sementara petugas pengamanan memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Selain itu, pembersihan juga mencakup pengelapan pintu dapur serta pembersihan kompor dari sisa minyak dan kotoran guna menjaga kelayakan dan keamanan penggunaan. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan dapur yang bersih, rapi, dan higienis sebagai penunjang utama kualitas makanan yang dihasilkan.
Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa kebersihan dapur tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga bagian dari pembinaan bagi warga binaan. Ia menekankan bahwa melalui kegiatan ini, warga binaan diajarkan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari pola hidup sehat.
“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa kebersihan dapur sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Dari dapur yang bersih akan dihasilkan makanan yang layak dan aman dikonsumsi. Karena itu, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga sebagai pembelajaran agar mereka terbiasa hidup bersih, disiplin, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengawasan dari petugas tetap menjadi hal utama untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai standar. Dengan sinergi antara petugas dan warga binaan, diharapkan tercipta lingkungan lapas yang tidak hanya aman, tetapi juga sehat dan tertib.
Melalui kegiatan ini, Lapas Saparua terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Kebersihan dapur menjadi salah satu wujud nyata dalam mendukung kualitas hidup warga binaan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih baik.
