Namlea,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea membuka layanan kunjungan pada hari raya idul fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3). Pada hari pertama pembukaan kunjungan yang berlangsung dari pukul 09.00 – 17.00 WIT, Lapas Namlea dipadati ratusan pengunjung dari berbagai kalangan usia.
Hal itu disampaikan Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy saat mengontrol langsung pelaksanaan kunjungan.
“Hari ini kita menerima kunjungan dari keluarga warga binaan yang jumlahnya mencapai 276 orang dengan warga binaan yang dikunjungi 44 orang dan rata-rata per satu orang warga binaan bisa mencapai 5 sampai 10 orang pengunjung dan bahkan lebih. Untuk itu kita batasi jumlah nya dengan pembagian per kelompok guna mencegah penumpukan pengunjung di area dan fasilitas yang telah kami sediakan,” terangnya.
Guna menjamin kenyamanan pengunjung, pihaknya juga menyiapkan tempat khusus berupa tenda drop di lapangan olahraga Lapas yang nantinya dipakai untuk bertatap muka langsung dengan narapidana ataupun tahanan yang dikunjungi. “Kami dirikan tenda di lapangan karena ukurannya yang luas sehingga pengunjung yang datang bisa dipusatkan disitu mengingat ruang besukan kami yang memiliki kapasitas terbatas,” tambahnya.
Meskipun ramai, ia menegaskan SOP tetap dijalankan sesuai dengan prosedur tetap (Protap) mulai dari pemeriksaan barang bawaan hingga penggeledahan fisik. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyelundupan barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban.
Disamping itu, Lapas Namlea juga memperkuat personel pengamanan dengan pengadaan regu bantu dan penyiagaan aparat keamanan setempat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Jikumerasa.
“Kami tambah personel pengamanan dengan regu bantu dari petugas administrasi sehingga setiap prosedur kunjungan dapat dijalankan secara optimal. Sebelumnya juga kami telah jalin koordinasi dengan aparat TNI/Polri untuk membantu kegiatan kunjungan ini,” pungkas Marasabessy.
