• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Rapat Zona Integritas, Lapas Saparua Tetapkan Tim ZI Menuju WBK WBBM

    Selasa, 03 Februari 2026, Februari 03, 2026 WIB Last Updated 2026-02-03T09:27:58Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Saparua,PenaKita.Info-Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua melaksanakan Rapat Zona Integritas (ZI) dalam rangka penetapan dan penguatan Tim ZI menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, serta diikuti oleh jajaran pimpinan, pegawai, CPNS, dan peserta magang. Selasa (03/02).


    Dalam arahannya, Kalapas Saparua Pramuaji Buamonabot menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat bergantung pada komitmen dan partisipasi aktif seluruh kelompok kerja. Ia menekankan pentingnya kesiapan setiap pokja, terutama dalam proses pengunggahan data dukung yang menjadi bagian krusial dalam tahapan penilaian. “Saya harapkan nantinya tim-tim pokja dapat bekerja secara optimal pada saat pelaksanaan kegiatan pengunggahan data dukung. Partisipasi harus menyeluruh karena pokja dipilih untuk bekerja bersama-sama,” tegasnya.


    Rapat dilanjutkan dengan pembacaan susunan Tim Pokja Zona Integritas periode sebelumnya sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan. Setelah itu, dilakukan penetapan struktur Tim Zona Integritas yang baru. Dalam rapat tersebut, M. Akip Marasabessy ditetapkan sebagai Ketua Zona Integritas dan Katrin Manuhua sebagai Sekretaris.


    Ketua ZI terpilih, M. Akip Marasabessy, menegaskan bahwa peran tim Zona Integritas bukan sekadar melengkapi administrasi, tetapi memastikan seluruh pelaksanaan kegiatan benar-benar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. “Tugas kita hanya mengawasi dan mengevaluasi. Ketika kita berbicara pelayanan, maka harus sesuai dengan kenyataan di lapangan agar kita tidak bermain di zona merah,” ujarnya.


    Selanjutnya, rapat menetapkan ketua dan anggota masing-masing kelompok kerja. Ketua Pokja I dipercayakan kepada Rafel P. Wosia, Pokja II Donny D. Lekatompessy, Pokja III Ellen D. Anakotta, Pokja IV Senly Matitale, Pokja V Dolfinus Matulessy, dan Pokja VI S. J. Sinay. Setiap pokja didukung oleh anggota yang terdiri dari pegawai, CPNS, serta peserta magang untuk membantu kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.


    Ketua Pokja I, Rafel P. Wosia, berharap adanya dukungan dan perhatian dari pimpinan selama proses pemenuhan indikator Zona Integritas berlangsung. “Saya berharap perhatian dari atasan agar dalam perjalanan pemenuhan nanti dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.


    Sementara itu, Amelya Puttileihalat menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukanlah hal baru bagi Lapas Saparua. “Ini bukan hal baru di lapas saparua. Saya berharap tim Zona Integritas yang baru ke depannya dapat meningkatkan peran aktif para ketua pokja, sehingga ke depan kita menjadi lebih baik.” tuturnya.


    Melalui rapat ini, Lapas Saparua menegaskan komitmen bersama dalam membangun birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini