Saumlaki,PenaKita.Info-Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Saumlaki melakukan langkah inovatif dengan memanfaatkan area lahan gersang di lingkungan kantor menjadi lahan pertanian produktif. Lahan yang sebelumnya dibiarkan kosong tersebut kini mulai ditanami berbagai jenis umbi-umbian sebagai upaya menyediakan sumber karbohidrat mandiri, Jumat, (06/02].
Transformasi lahan ini melibatkan kerja sama antara petugas Bapas dan Klien Pemasyarakatan. Proses pengolahan tanah dilakukan secara intensif, mulai dari pembersihan ilalang hingga penggemburan tanah agar layak ditanami komoditas seperti petatas (ubi jalar), singkong, dan keladi.
Kepala Bapas Kelas II Saumlaki, Marthina CH Solilit, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan ide cerdas dalam menyiasati keterbatasan lahan dan kondisi tanah yang menantang di wilayah Saumlaki.
Kami tidak ingin membiarkan ada lahan yang gersang dan tidak terpakai. Dengan sedikit usaha dan kerja keras, lahan ini kita ubah menjadi sumber karbohidrat. Ini merupakan pesan bahwa dari tanah yang keras sekalipun, kita bisa menghasilkan sesuatu yang menghidupi jika dikelola dengan baik," ungkap Kabapas.
Selain mendukung ketahanan pangan lokal, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana kerja bagi Klien Pemasyarakatan. Aktivitas pertanian ini diharapkan dapat membekali mereka dengan keterampilan bercocok tanam yang bisa diterapkan secara mandiri saat kembali ke masyarakat.
Langkah produktif Bapas Saumlaki ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain maupun masyarakat luas untuk lebih jeli dalam memanfaatkan lahan di sekitar mereka guna memperkuat kemandirian pangan sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi klien maupun masyarakat luas.
