• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Lapas Piru Kembangkan UMKM, Olah Pisang Hasil Kebun Kemandirian Jadi Keripik Bernilai Ekonomi

    Jumat, 13 Februari 2026, Februari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-02-13T02:33:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Piru,PenaKita.info-
    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus berinovasi dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kali ini, melalui penguatan sektor UMKM, Lapas Piru bersama Warga Binaan mengolah hasil kebun kemandirian berupa pisang menjadi produk keripik pisang bernilai ekonomi tinggi, Kamis (12/02).


    Sebanyak satu tandan pisang hasil panen kebun pembinaan berhasil diolah dan menghasilkan 60 bungkus keripik pisang siap edar. Produk tersebut kini telah dipasarkan melalui Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Kopasindo) Lapas Piru serta beberapa toko sembako lokal di wilayah Piru.


    Menariknya, inovasi pengolahan keripik pisang ini merupakan gagasan dari peserta magang Batch 2, Noni Ariany. Ia melihat potensi besar dari hasil kebun yang dapat dikembangkan menjadi produk olahan bernilai jual.


    “Saya melihat hasil kebun pisang di Lapas memiliki potensi yang besar jika tidak hanya dijual mentah. Dengan diolah menjadi keripik, nilai ekonominya meningkat dan bisa menjadi produk khas hasil karya Warga Binaan. Harapannya, ini bisa terus dikembangkan dengan varian rasa dan kemasan yang lebih menarik,” ujar Noni.


    Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan skema UMKM.

    “Pengembangan produk olahan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan sekaligus daya saing produk Warga Binaan. Kami dorong pemasaran melalui Kopasindo Lapas Piru dan UMKM lokal agar produk ini benar-benar memberikan manfaat ekonomi serta pengalaman wirausaha bagi mereka,” jelas Ode.


    Sementara itu, Kalapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung pembinaan berkelanjutan yang produktif dan berdampak.

    “Kami berkomitmen menjadikan pembinaan kemandirian sebagai bekal nyata bagi Warga Binaan. Melalui penguatan UMKM dan pemasaran produk hasil karya mereka, kami ingin memastikan bahwa setiap program pembinaan memiliki nilai tambah dan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” tegas Hery.


    Program ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Piru tidak hanya berorientasi pada proses, tetapi juga pada hasil yang produktif dan bernilai guna bagi masa depan Warga Binaan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini