BandaNaira,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali menunjukkan komitmennya dalam membina Warga Binaan melalui program kemandirian. Pada Rabu (4/1), Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, bersama Kaur Tata Usaha, staf pembinaan, dan Komandan Jaga serta peserta magang melaksanakan kegiatan panen sayur hidroponik jenis sawi dengan hasil panen mencapai 15 ikat.
Samad menjelaskan bahwa hasil panen tersebut langsung disalurkan ke dapur Lapas melalui vendor bahan makanan (Bama) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Warga Binaan sehari-hari.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan sekaligus pemenuhan gizi Warga Binaan. Hasil panen digunakan untuk kebutuhan dapur, sehingga berdampak langsung pada pemenuhan makanan sehat di Lapas,” ungkapnya.
Ia menambahkan selain menghasilkan sayuran segar dan bergizi, kegiatan ini juga menjadi sarana pelatihan keterampilan pertanian modern bagi Warga Binaan.
Di tempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan Lapas Bandanaira.
"Panen hidroponik ini merupakan wujud nyata implementasi program pembinaan kemandirian yang terus kita dorong di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Ini bukan soal besar kecilnya hasil, tetapi keberlanjutan, inovasi, dan semangat perubahan," ungkap Ricky seraya berharap semangat produktivitas Warga Binaan Lapas Bandanaira terus dijaga dan dikembangkan.
Panen hidroponik ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan produktif di Lapas Bandanaira sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan berkelanjutan.
