Saumlaki,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki kembali melakukan penanaman sawi untuk memperkuat ketahanan pangan, Rabu (18/2).
Proses penanaman dimulai dengan penggarapan lahan, dilanjutkan penaburan bibit sawi yang cepat tumbuh dan kaya nutrisi. Lapas Saumlaki telah berulang kali melakukan penanaman serupa, menjadikan ini kegiatan rutin mendukung swasembada pangan.
Penanaman berlangsung dengan prosedur aman, memanfaatkan lahan terbatas secara efisien untuk siklus panen cepat. Pegawai turut serta bekerja sama dengan warga binaan, menciptakan suasana kolaboratif yang humanis sesuai standar operasional. Dokumentasi menunjukkan semangat gotong royong pegawai dan warga binaan menjaga kebun hijau sepanjang tahun. Kegiatan ini melanjutkan tradisi hijau lapas untuk produksi sayuran segar.
Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo, menegaskan konsistensi program pertanian lapas. "Penanaman sawi ini bagian dari pengawasan ketahanan pangan berkelanjutan, melibatkan pegawai dan warga binaan untuk hasil panen optimal serta pembinaan produktif," tegasnya.
Kasubsi Pembinaan Lapas Saumlaki, Andrey Maspaitella, menyampaikan manfaat partisipatif kegiatan. "Kolaborasi pegawai serta warga binaan dalam penanaman sawi tidak hanya hijau kebun, tapi juga membangun keterampilan pertanian untuk kemandirian warga binaan pasca pemasyarakatan," ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi khusus atas upaya ketahanan pangan. "Inisiatif penanaman sawi Lapas Saumlaki luar biasa memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat lapas, mendukung pembinaan mandiri dan berkelanjutan," ungkapnya.
Dengan adanya penanaman sawi rutin ini, Lapas Saumlaki berkomitmen terus menghijaukan kebun dan memperkokoh ketahanan pangan demi kesejahteraan warga binaan serta lingkungan lapas yang produktif.
