• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Forkopimda dan Forkopimca Hadiri Rapat Revitalisasi P3A dan Pembentukan GP3A Baramban Tapi.

    Jumat, 13 Februari 2026, Februari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-02-13T03:47:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     

    Agam,Penakita.info –

    12 Februari 2026 – Rapat revitalisasi Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Baramban Tapi dihadiri oleh sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) pada Kamis, 12 Februari 2026. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung upaya peningkatan pengelolaan air irigasi yang lebih efektif dan berkelanjutan di wilayah tersebut.

     

    Dari jajaran Forkopimca, hadir Camat Tilatang Kamang, Koordinator BPP Kec. Tilatang Kamang, Penyuluh Nagari Koto Tangah. Sementara itu, dari Forkopimda, hadir perwakilan dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, UPTD SDABK Wilayah Utara, dan Pengamat Wilayah II (Kota Bukittinggi-Kab. Agam). 



    Rapat tersebut juga dihadiri pihak terkait, termasuk pengurus GP3A, perwakilan tokoh masyarakat, serta anggota P3A Banda Tapi. Agenda utama rapat adalah membahas langkah-langkah strategis untuk menghidupkan kembali organisasi yang sempat vakum akibat berbagai faktor.


    Masyarakat berharap kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dukungan kebijakan dan teknis dalam upaya revitalisasi P3A dan pembentukan GP3A Baramban Tapi.

     

    sekaligus mendorong untuk mengaktifkan kembali peran serta petani dalam pengelolaan air irigasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

     

    Menurut Raymon, Koordinator Tua Banda, alasan yang melatarbelakangi revitalisasi ini antara lain adalah meninggalnya ketua GP3A sebelumnya, serta masa berlaku Surat Keputusan (SK) P3A yang telah lama berakhir sejak tahun 2020. Selain itu, kondisi P3A Tapian yang kurang aktif serta permasalahan pengelolaan air di wilayah Guguk koto Aua juga menjadi perhatian utama.

     

    Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa GP3A yang tidak aktif akan kembali diaktifkan dengan tetap melibatkan anggota-anggota sebelumnya.


    Keputusan ini diambil dengan harapan dapat memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan para anggota lama dalam mengelola sistem irigasi secara lebih optimal.

     

    Susunan pengurus yang baru terpilih juga ditetapkan dalam rapat ini. Boy dipercaya untuk mengemban amanah sebagai ketua GP3A, didampingi oleh Petriwati sebagai sekretaris, Reni sebagai bendahara, dan Pak Suryadi sebagai pengurus wallet. Selain itu, Raymon ditunjuk sebagai koordinator Tua Banda.


    Meski rapat berjalan alot namun suasana tetap dalam suasana kekeluargaan yang penuh kebersamaan. 


    Sementara camat Tilatang Camat berharap dengan revitalisasi ini, diharapkan GP3A Baramban Tapi dapat kembali menjadi wadah yang efektif bagi petani dalam berpartisipasi aktif dalam pengelolaan air irigasi. sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari air pada malam hari. 


    Sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di wilayah Baramban Tapi dan sekitarnya.


    sementara Boy, ketua GP3A terpilih belum bisa memberikan keterangan terkait amanah yang diemban namun dari pancaran wajahnya terlihat sangat optimistis membawa petani menuju makmur dan sejahtera. 


    (YamanLbs)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini