• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Hijau Di Lahan Bapas,Jejak Ketahanan Pangan Dari Kantor Bapas Klaten

    Selasa, 03 Februari 2026, Februari 03, 2026 WIB Last Updated 2026-02-03T05:00:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Klaten,PenaKita.Info-Klaten Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten kembali menorehkan aksi konkret dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan pembinaan kemandirian, Bapas Klaten berhasil memanen terong hasil budidaya yang dikelola bersama klien pemasyarakatan dan pegawai, sebagai implementasi langsung arahan Menteri terkait penguatan ketahanan pangan.

    Panen yang dilaksanakan di lahan pembinaan Bapas Klaten tersebut berlangsung penuh semangat. Tanaman terong yang ditanam beberapa bulan sebelumnya tumbuh subur berkat perawatan rutin dan pendampingan dari Pembimbing Kemasyarakatan. Panen terong ini akan berlangsung beberapa kali mengingat belum semua terong telah siap dipetik.

    "Program ketahanan pangan ini sejalan dengan arahan Bapak Menteri untuk menjadikan setiap satuan kerja berkontribusi pada ketahanan pangan sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mari kira rawat dan majukan kebun milik Bapas Kelas II Klatensecara bersama-sama. "Ujar Mikha

    Bapas Klaten menununjukkan komitmen dalam dalam mewujudkan ketahanan pangan di Bapas Klaten dengan membentuk tempat pertanian yang ditanami oleh beberapa jenis sayuran. Selain mewujudkan arahan Menteri, program ini akan digunakan untuk media pembimbingan kemandirian kepada klien pemasyarakatan sehingga ke depannya dapat berguna bagi klien. Melalui panen terong ini, Bapas Klaten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi pembimbingan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu dengan panen ini memberikan contoh kepada klien bahwa lahan terbatas bukan hambatan untuk mewujudkan ketahanan pangan yang bernilai ekonomi.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini