KUPANG, Penakita.Info || Senin 17 / 11 / 2025 – Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara (IMATU-Kupang) baru saja menuntaskan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) yang berlangsung meriah pada 15 November 2025 di Aula SVD Tilong, Kupang. Acara ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkenalkan nilai-nilai dan semangat perjuangan kepada generasi penerus.
Mengangkat tema "Membentuk Karakter, Loyalitas, dan Integritas Kader yang Berkualitas dalam Menghadapi Dinamika Sosial di Era Digital," MPAB kali ini menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif sebagai pemateri. Salah satunya adalah Asten Bait, seorang tokoh yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemahasiswaan.
Dalam sesi yang dibawakannya, Asten Bait tidak hanya memberikan materi tentang teknik berpidato yang efektif, tetapi juga membagikan pengalaman dan motivasi berorganisasi kepada para calon anggota baru IMATU-Kupang. Ia menekankan bahwa organisasi adalah wadah yang tepat untuk mengembangkan diri, memperluas jaringan, dan belajar berkontribusi bagi masyarakat.
"Proses pengkaderan dalam organisasi sangat penting untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi," ujar Asten. Ia juga menambahkan bahwa tantangan di era digital semakin kompleks, sehingga kader-kader IMATU-Kupang harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif.
Di akhir sesinya, Asten Bait menyampaikan harapan agar materi yang telah disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi para kader baru IMATU-Kupang dalam menapaki perjalanan organisasi dan kehidupan. Ia juga berpesan agar semangat juang para aktivis asal Timor Tengah Utara terus menyala, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat TTU.
"Jangan pernah berhenti belajar dan berjuang. Jadilah agen perubahan yang membawa dampak positif bagi daerah kita," pungkas Asten.
MPAB IMATU-Kupang kali ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik bagi para anggota baru untuk berkontribusi aktif dalam organisasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Timor Tengah Utara.
