Soe,NTT.PenaKita.Info - 30 Agustus 2025 – Sebuah penampilan memukau dan penuh semangat dipersembahkan oleh siswa-siswi SMP Negeri Satu Atap (Satap) Oefafi Fatu'ulan, Kecamatan Kie, Trian Maekat, pada pentas seni budaya tingkat kabupaten yang berlangsung meriah di Soe, Sabtu (30/08/2025). Sekolah yang terletak di dataran tinggi dan dikenal dengan julukan "Negeri Di Atas Awan" ini berhasil mencuri perhatian ribuan penonton dengan suguhan cerita rakyat khas Desa Fatu'ulan dan orasi dalam bahasa Dawan yang bertajuk "Tafena Lasi Skol".
Acara ini menjadi panggung perdana bagi SMPN Satap Oefafi Fatu'ulan untuk menunjukkan eksistensinya di kancah seni budaya tingkat kabupaten. Dengan persiapan matang dan semangat membara, para siswa tampil percaya diri membawakan beragam pertunjukan yang mempresentasikan kekayaan budaya dan sejarah desa mereka.
Feri Missa, seorang guru pendamping yang penuh dedikasi, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya. "Kami sangat terharu dan bangga. Sekolah kami yang berada di pelosok ini akhirnya bisa turut serta dalam pentas seni daerah yang bergengsi ini. Anak-anak telah bekerja keras untuk menampilkan yang terbaik," ungkapnya dengan mata berbinar.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa menampilkan tarian daerah Ma'ekat yang energik, menceritakan kisah rakyat tentang asal-usul Desa Fatu'ulan yang penuh legenda, serta menyampaikan pidato dalam bahasa Dawan yang memukau. "Kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah desa kami kepada masyarakat luas. Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun kami berada di pelosok, kami memiliki potensi yang besar," imbuh Feri Missa.
Kepala Sekolah SMPN Satap Oefafi Fatu'ulan, Martince Ottu, S.Pd.Gr., turut hadir memberikan dukungan penuh kepada para siswa. Kehadirannya menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa untuk tampil maksimal. Selain itu, hadir pula Karunia Saefatu , Samuel Rogaleli , Pace Boimau yang turut mendampingi dan memberikan semangat kepada para siswa.
Feri Missa menambahkan bahwa partisipasi ini merupakan langkah awal bagi sekolahnya untuk terus berkontribusi dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya daerah. "Selama ini, kami memang belum pernah berpartisipasi dalam kegiatan serupa. Namun, malam ini menjadi momentum bagi kami untuk membuktikan bahwa kami juga bisa," ujarnya dengan nada optimis.
Lebih lanjut, Feri Missa berharap agar Desa Fatu'ulan semakin dikenal dan diperhitungkan di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional. "Desa kami memiliki potensi wisata yang luar biasa dengan pemandangan alam yang memukau. Sayangnya, akses jalan yang rusak menjadi kendala bagi kami untuk mengembangkan potensi tersebut. Kami berharap, dengan penampilan ini, Desa Fatu'ulan semakin dikenal dan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur di desa kami," harapnya.
Penampilan gemilang SMPN Satap Oefafi Fatu'ulan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan memperkenalkan potensi daerah. Semangat dan kerja keras para siswa serta dukungan dari para guru dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan mereka. Semoga, kisah inspiratif ini dapat memotivasi sekolah-sekolah lain di daerah pelosok untuk terus berkarya dan mengharumkan nama daerahnya.
( Marfin )