Timor Tengah Selatan || Penakita.Info -
Bencana banjir bandang kembali menerjang Desa Oeleu, Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Junat, 9 Mei 2025.
Musibah ini disebabkan karena luapan sungai Tumut yang merengsek masuk kawasan pemukiman, mengakibatkan abrasi tanah hingga muncul longsor dan merusak sebanyak 40 rumah warga di RT. 011 dan 012, Desa Oeleu, Jumat (09/05/2025) malam hari.
Dampak dari peristiwa ini, sekitar ratusan jiwa dari 40 kepala keluarga (KK) terdampak telah mengungsi ke rumah keluarga, sementara rumahnya diporak poranda serta kehilangan harta benda.
Kronologi peristiwa ini, menurut penuturan salah satu warga, Yos Lopo, menjelaskan bahwa banjir mengikis tanah dan menyebabkan longsor pada malam hari. Ia juga menyampaikan keprihatinan dan berharapan agar Pemerintah Kabupaten TTS melalui BPBD segera menyikapi situasi ini
Kondisi terkini, informasi mengenai total kerugian materiil masih dalam proses pengumpulan. Pemerintah Kabupaten TTS diharapkan segera memberikan respons dan bantuan kepada para korban bencana. Bantuan yang dibutuhkan meliputi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat tinggal sementara, dan perbaikan rumah. Selain itu, bantuan untuk pemulihan infrastruktur juga sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Peristiwa ini menuntut respons cepat dan tepat dari pemerintah daerah. Selain bantuan darurat, pemerintah juga perlu melakukan kajian untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Hal ini bisa meliputi penataan ulang daerah aliran sungai (DAS) dan sistem peringatan dini bencana. Transparansi dalam penyaluran bantuan juga penting untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan
( Marfin )