• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bangunan Roboh 25 Rumah Rusak, Akibat Puting Beliung di Lampung Selatan

    Kamis, 05 November 2026, November 05, 2026 WIB Last Updated 2026-11-04T23:12:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Dok.F/ Gambar situasi lokasi bencana angin puting beliung di Lampung Selatan 


    LAMPUNG Selatan, Penakita.info – 

    Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (4/11/2026) pagi. Bencana yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu mengakibatkan sedikitnya 25 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.


    Bahkan, satu rumah dilaporkan roboh setelah diterjang angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras. Berdasarkan data kepolisian, wilayah terdampak meliputi Dusun V Cirebon serta Dusun VII dan VIII Sindang Ayu, Desa Cintamulya.


    Dari pendataan sementara, terdapat empat rumah yang mengalami kerusakan berat. Rumah milik Legiran di RT 19 RW 07, Dusun Sindang Ayu, dilaporkan roboh.


    Sementara itu, rumah milik Nurhabib di RT 21 RW 07, Dusun Sindang Ayu, serta rumah Rohmat dan Yudo di RT 13 RW 05, Dusun Cirebon, mengalami kerusakan pada bagian atap yang terlepas akibat terjangan angin. Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika hujan deras mengguyur wilayah Candipuro dan kemudian disertai angin puting beliung.


    "Angin puting beliung terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah Desa Cintamulya. Dampaknya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat," kata Deddy dalam keterangannya, Rabu. Tidak Ada Korban Jiwa Meski menyebabkan kerusakan puluhan rumah, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan bangunan membuat sejumlah warga mengalami kerugian materiil. Rumah yang roboh dan atap yang terlepas juga berpotensi mengganggu aktivitas serta kebutuhan tempat tinggal warga terdampak. "Kami bersyukur dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, kerusakan rumah warga tetap menjadi perhatian dan perlu segera ditangani agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman," ujar Deddy.


    Setelah kejadian, warga bersama aparatur desa dan unsur terkait langsung melakukan pembersihan lingkungan serta penanganan awal terhadap rumah-rumah yang terdampak. Menurut Deddy, kepolisian melalui jajaran Polsek Candipuro ikut berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membantu penanganan dampak bencana dan memastikan kondisi masyarakat di lokasi terdampak.


    "Kami bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat melakukan penanganan awal. Pendataan kerusakan juga perlu dilakukan secara menyeluruh agar warga yang membutuhkan bantuan dapat segera ditindaklanjuti," katanya.


    Deddy mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh perubahan cuaca, terutama ketika hujan deras mulai disertai angin kencang.


    Menurut dia, kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi memicu bencana serupa di wilayah Lampung Selatan sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. "Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada apabila terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Jika kondisi membahayakan, segera menjauh dari pohon besar, papan reklame, maupun bangunan yang berpotensi roboh," ujar Deddy.


    Ia juga meminta warga memastikan kondisi rumah masing-masing, terutama bagian atap dan struktur bangunan yang rentan diterjang angin. Selain itu, masyarakat diminta segera mencari tempat perlindungan yang aman apabila terjadi angin kencang dan tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah.


    "Apabila melihat tanda-tanda cuaca ekstrem, segera cari tempat berlindung yang aman. Kami juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat desa, kepolisian, atau petugas terkait apabila terjadi keadaan darurat maupun kerusakan akibat bencana," tutur Deddy.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini