Raja Ampat, penakita.info – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme tenaga pendidik, SD Negeri 43 Warengkris, Distrik Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat, menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri Pengawas Wilayah Rayon 6 Distrik Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat, Adam Masini, S.Pd. Materi bimbingan teknis disampaikan oleh Muhammad Asra Wajo, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Pembina Wilayah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat.
Dalam kesempatan tersebut, Adam Masini, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bimbingan teknis yang dinilainya penting untuk mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.
“ Saya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan bimbingan teknis ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang baik, terencana, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. ” ungkap Adam.
Ia berharap para guru dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam proses pembelajaran di sekolah.
“ Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru semakin profesional, kreatif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Perencanaan pembelajaran yang baik merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. ” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Asra Wajo, S.Pd., M.Pd., selaku pemateri, menekankan pentingnya penyusunan perangkat pembelajaran yang sistematis, terencana, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
“ Penyusunan perangkat pembelajaran bukan sekadar memenuhi kelengkapan administrasi guru, tetapi menjadi pedoman penting dalam melaksanakan proses pembelajaran agar lebih terarah, efektif, dan bermakna bagi peserta didik. ” jelasnya.
Menurut Muhammad Asra Wajo, guru perlu memahami karakteristik peserta didik, menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kondisi satuan pendidikan, serta merencanakan evaluasi untuk mengetahui perkembangan hasil belajar.
Ia berharap kegiatan bimbingan teknis tersebut dapat membantu guru meningkatkan keterampilan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Negeri 43 Warengkris, Petronela Wenno, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat atas dukungan terhadap peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
“ Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat atas perhatian dan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pengembangan kompetensi guru di SD Negeri 43 Warengkris. ” ujar Petronela.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan memiliki arti penting bagi masa depan Kabupaten Raja Ampat, yang dikenal luas sebagai daerah dengan potensi pariwisata unggulan. Menurutnya, kemajuan pariwisata perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang bermutu.
“ Raja Ampat tidak hanya memiliki kekayaan alam dan potensi pariwisata yang luar biasa, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, terampil, dan memiliki daya saing. Karena itu, pendidikan menjadi fondasi penting untuk mempersiapkan anak-anak Raja Ampat menghadapi masa depan. ” ungkapnya.
Petronela Wenno berharap kegiatan bimbingan teknis ini memberikan manfaat nyata bagi guru dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
“ Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar. Anak-anak Raja Ampat harus dipersiapkan agar tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan pariwisata, tetapi juga mampu berkontribusi dalam memajukan daerahnya serta menjaga potensi alam dan budaya secara berkelanjutan. ” tambahnya.
Penyelenggaraan Bimtek Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah, pengawas, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Melalui peningkatan kompetensi guru dan perencanaan pembelajaran yang berkualitas, SD Negeri 43 Warengkris diharapkan terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan tantangan pembangunan daerah.
