• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    IJTI Krakatau Raya Buka Penjaringan Ketua, Usung Jurnalisme Positif

    Senin, 24 Agustus 2026, Agustus 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T02:55:07Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Lampung Selatan, Penakita.info  — 

    Siapa yang akan memimpin Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Krakatau Raya mulai memasuki tahap penentuan.


    Panitia Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) pertama IJTI Korda Krakatau Raya resmi membuka penjaringan bakal calon ketua. Proses tersebut berlangsung mulai 24 Agustus hingga 11 September 2026.


    Muskorda perdana ini menjadi babak penting bagi IJTI Korda Krakatau Raya yang menaungi jurnalis televisi di Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur.


    Ketua Panitia Muskorda IJTI Korda Krakatau Raya, Axgeis Yohanes Sapta, mengatakan penjaringan dilakukan secara terbuka dan mengikuti mekanisme organisasi IJTI. Anggota yang memenuhi persyaratan dipersilakan mengikuti proses pencalonan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.


    “Ini merupakan Muskorda pertama IJTI Korda Krakatau Raya. Kami berharap proses penjaringan dapat berjalan tertib, terbuka, dan demokratis, serta menghasilkan sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap organisasi dan profesi jurnalistik,” kata Axgeis.


    Menurut Axgeis, tantangan organisasi ke depan tidak hanya berkaitan dengan konsolidasi internal, tetapi juga bagaimana IJTI mampu mendorong anggotanya menghadapi perkembangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis.


    Karena itu, kepengurusan baru diharapkan dapat menjadi motor peningkatan kompetensi jurnalis, memperkuat solidaritas antaranggota, serta mendorong lahirnya karya jurnalistik yang berkualitas dan berimbang.


    Namun, ada satu semangat yang secara khusus ingin dibawa dalam Muskorda perdana ini, yakni Jurnalisme Positif.


    Axgeis menegaskan, jurnalisme positif bukan berarti membuat jurnalis kehilangan daya kritis. Justru, prinsip tersebut diarahkan agar kritik tetap hadir dengan pijakan independensi, keberimbangan, edukasi, dan kepentingan publik.


    “Bukan berarti menghilangkan sikap kritis dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi bagaimana jurnalis tetap kritis, independen, dan berimbang sekaligus menghadirkan informasi yang memberikan edukasi serta manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


    Selain memilih ketua, Muskorda akan menjadi ruang bagi anggota untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun arah dan program IJTI Korda Krakatau Raya ke depan.


    Panitia mengajak seluruh anggota IJTI di Lampung Selatan dan Lampung Timur ikut berpartisipasi dalam setiap tahapan hingga Muskorda pertama digelar.


    Muskorda perdana ini pada akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang terpilih sebagai ketua, tetapi juga tentang arah IJTI Korda Krakatau Raya dalam menjaga profesionalisme jurnalis televisi dan menghadirkan karya jurnalistik yang tetap kritis sekaligus bermanfaat bagi masyarakat. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini