SITUBONDO, Penakita.info – Keberadaan mobil siaga milik Pemerintah Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, kendaraan yang selama ini digunakan sebagai sarana transportasi bagi warga tersebut dikabarkan sudah hampir satu bulan tidak terlihat beroperasi.
Seorang tokoh masyarakat Desa Pesisir yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak mengetahui keberadaan mobil siaga desa tersebut. Menurutnya, kendaraan itu sebelumnya rutin digunakan untuk mengantar warga yang membutuhkan, termasuk mendukung kegiatan Pemerintah Desa.
"Biasanya mobil itu sering terlihat bolak-balik mengantar warga yang membutuhkan transportasi atau digunakan untuk keperluan pemerintah desa. Tapi sekarang sudah hampir sebulan tidak pernah kelihatan," ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Ia menilai mobil siaga memiliki peran yang sangat penting, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi darurat untuk berobat ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan.
"Kasihan kalau ada warga yang sakit dan membutuhkan kendaraan untuk berobat. Orang sakit kan tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Kalau memang mobil sedang diperbaiki di bengkel, seharusnya dijelaskan di bengkel mana. Saya pribadi tidak menuduh mobil itu digadaikan atau dijadikan jaminan pinjaman, tetapi masyarakat tentu bertanya-tanya ke mana keberadaan mobil tersebut," tambahnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, salah seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengaku juga belum mengetahui secara pasti keberadaan mobil siaga tersebut. Ia menyebut telah beberapa kali memberikan teguran kepada Kepala Desa, baik secara lisan maupun tertulis, namun hingga kini belum memperoleh penjelasan.
"Saya sudah memberikan teguran, baik secara lisan maupun tertulis kepada kepala desa. Namun sampai sekarang belum ada penjelasan yang pasti mengenai keberadaan mobil siaga desa tersebut. Selain itu, saya juga mempertanyakan honor insentif Ketua RT/RW yang disebut sudah 16 bulan belum dibayarkan, sejak anggaran tahun 2025 hingga 2026," ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Pesisir maupun Pemerintah Kabupaten Situbondo belum memberikan keterangan resmi terkait keberadaan mobil siaga desa maupun persoalan insentif Ketua RT/RW sebagaimana disampaikan narasumber. Penakita.info masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna mendapatkan penjelasan yang berimbang.
(Armada)
